Minggu, 25 Januari 2026

Test Drive Mitsubishi Destinator, “Mitsubishi Destinator dan Dimensi Baru SUV Harian dengan Gaya Elegan”

Berita Terkait

batampos-Di tengah kemeriahan GIIAS 2025, saya melangkah ke booth Mitsubishi tanpa ekspektasi berlebih. Namun langkah kaki saya terhenti saat melihat sosok yang belum familiar, namun langsung menarik perhatian Mitsubishi Destinator. Namanya mungkin terdengar seperti karakter film aksi, tapi dari tampilan luarnya, mobil ini justru memberi kesan tenang, kokoh, dan seimbang.

SUV, Crossover, atau Sesuatu yang Baru?

Destinator sulit dikategorikan. Ia punya tinggi dan tampang SUV, namun garis desainnya mengarah ke crossover urban yang modern. Tanpa kesan agresif yang berlebihan, mobil ini justru menawarkan pendekatan berbeda lebih inklusif, lebih “bisa dipakai siapa saja.”

Interior: Fungsional, Bukan Gimmick

Masuk ke dalam kabin, saya tidak disambut teknologi yang mengintimidasi, melainkan sebuah interior yang rapi dan modern. Panel instrumen digital membentang, menyatu dengan sistem hiburan yang mudah dipahami. Ini bukan sekadar soal teknologi canggih, tapi bagaimana teknologi itu hadir untuk memudahkan, bukan membingungkan.

BACA JUGA: Momen 55 Tahun Mitsubishi Fuso: Hadirkan Truk Mobile Charging eCanter dan Varian Tractor Head Baru di GIIAS

Rasa Berkendara yang Seimbang

Ketika mulai mengemudi, kesan pertama yang muncul adalah “tenang tapi siap.” Tarikan mesin terasa ringan dan tidak agresif. Suspensinya cukup empuk untuk meredam jalanan bergelombang, namun tetap memberi rasa stabil di tikungan. Bagi saya yang terbiasa dengan kendaraan harian, rasa berkendara seperti ini adalah poin penting—nyaman tanpa drama.

 

Kamera 360 derajat dan sistem bantuan mengemudi aktif (ADAS) bekerja seperti harapan: tidak rewel, tidak mengganggu. Saat berpindah jalur atau parkir, fitur ini menjadi semacam co-pilot yang diam-diam menjaga.

Bukan Mobil Pamer, Tapi Mobil Teman

Ketika akhirnya mobil melaju di jalan terbuka, saya menyadari bahwa Destinator bukan tentang kecepatan atau pamer teknologi. Ini adalah kendaraan yang bisa menemani aktivitas harian dengan tenang, dan sesekali diajak berpetualang tanpa rasa khawatir. Kabin tetap senyap, respons mesin cukup, dan keseluruhan perjalanan terasa ringan.

Lebih dari Sekadar Model Baru

Apa yang membuat Destinator menonjol bukan karena satu fitur unggulan, tapi karena keseimbangannya. Mitsubishi tidak mencoba menciptakan kendaraan yang sempurna di atas kertas, melainkan mobil yang terasa pas saat dipakai—cukup untuk keluarga muda, cukup untuk pekerja urban, cukup untuk siapa pun yang butuh kendaraan fungsional tanpa ribet.

Tak heran jika lebih dari 300 SPK langsung tercatat hanya dalam beberapa hari. Itu bukan hanya karena desain atau promosi, tapi karena ada kebutuhan riil di pasar untuk SUV seperti ini.

Kesimpulan:

Destinator bukan sekadar penantang baru di pasar SUV, melainkan respon Mitsubishi terhadap gaya hidup baru masyarakat yang membutuhkan kendaraan tangguh namun tetap bersahabat dengan tampilan yang modern tapi tidak mencolok dan tentu saja mampu mendampingi berbagai kebutuhan sehari-hari.

Kalau saya harus mendeskripsikannya dalam satu kalimat, Destinator bukan mobil untuk memamerkan gaya hidup melainkan bagian dari gaya hidup itu sendiri. (*)

Oleh : Husni Mahasidi

Update