Sabtu, 31 Januari 2026

Terapkan Mindful Eating Saat Berbuka Puasa, Jaga Energi Tetap Stabil

Berita Terkait

Ilustrasi makanan untuk berbuka puasa. (Freepik)

batampos – Menerapkan mindfful eating atau makan dengan penuh kesadaran saat berbuka penting dilakukan.

Mindful eating ini melibatkan rasa, tekstur, aroma, dan sensasi makanan. Hal ini menurut para pakar berguna mencegah makan berlebihan, menyeimbangkan pencernaan hingga menjaga tingkat energi tetap stabil sepanjang malam.

Bagi yang berpuasa seharian mindful eating dianggap penting karena lambung yang kosong belasan jam harus diisi makanan yang kaya nutrisi untuk menjaga kesehatan tubuh.

Baca juga: 9 Manfaat Air Kelapa untuk Berbuka Puasa

Dilansir English jagran, berikut lima tips makan dengan penuh kesadaran yang perlu Anda ingat selama berbuka puasa.

1. Awali buka puasa dengan air dan kurma

Salah satu cara paling sederhana namun efektif untuk berbuka puasa adalah mengonsumsi kurma dan air putih.

Namun, jangan makan terburu-buru. Kurma bantu menstabilkan kadar gula darah, sementara air putih menjaga tubuh tetap terhidrasi.

2. Mengunyah dengan benar

Selalu luangkan waktu untuk mengunyah makanan dengan benar.

Makan terlalu cepat bisa mengganggu pencernaan, sedangkan mengunyah dengan benar bantu melancarkan pencernaan dan tubuh menyerap nutrisi penting dari makanan.

3. Hindari makanan goreng

Meskipun makanan yang digoreng tampak menggoda, cobalah menghindarinya karena dapat menyebabkan kembung, keasaman, dan gas sehingga membuat Anda merasa tidak
nyaman.

Baca juga: Raih Mitsubishi Xforce Impianmu, Rasakan Kenyamanan dan Keamanannya

4. Makan dalam porsi kecil

Setelah berpuasa dalam waktu lama, tubuh Anda mungkin menginginkan lebih banyak makanan.

Namun, makan dalam porsi kecil sangat penting untuk mencegah masalah pencernaan dan memungkinkan perut Anda menyesuaikan diri secara bertahap.

5. Batasi makanan manis

Berhati-hatilah dengan konsumsi makanan manis atau gula berlebihan selama berbuka puasa karena ini dapat menyebabkan lonjakan cepat kadar gula darah. (*)

Sumber: Jpgroup

Update