Sabtu, 20 Juli 2024

Tanda-tanda Karakter Abusive, Kenali Lebih Dini Bisa Cegah KDRT

Berita Terkait

Ilustrasi pasangan yang sedang berargumen. (Pexels/Keira Burton)

batampos – Tanda-tanda karakter abusive pada pasangan bisa dipelajari sebenarnya. Mengenali seberapa dalam karakter pasangan Anda, akan menghindarkan dari potensi terjadinya KDRT di masa depan.

Tidak hanya perempuan saja yang harus waspada, lelaki juga punya kewajiban yang sama untuk mengenali calon pasangannya.

Apalagi tujuan hubungan yang serius adalah penikahan yang bahagia tanpa kekerasan.

Baca juga: KDRT Terjadi karena Keinginan Menguasai Pasangan

Mengetahui karakter seseorang dan mengenali tanda ciri karakter yang abusive memang tidak menjamin rumah tangga akan bersih dari kemungkinan KDRT sepenuhnya. Akan tetapi, mengenali karakter abusive bisa mencegah masa depan yang buruk dalam pernikahan.

Berikut 5 tanda karakter seseorang yang abusive untuk mencegah kemungkinan KDRT di masa depan.

1. Merasa Superior

Hal paling pertama yang bisa dilihat sebagai tanda perilaku abusive adalah superioritas. Dilansir dari Psychology Today, superioritas bisa dilihat baik secara tersirat dengan bahasa tubuh atau nada atau dikatakan secara langsung.

Yang dimaksud dengan superioritas adalah merasa dirinya lebih baik dari orang lain. Sikap merasa benar sendiri adalah hasil dari superioritas yang dimiliki.

Dalam berbagai kesempatan, kamu bisa melihat pasanganmu menunjukkan bahwa dirinya lebih pintar, lebih baik atau lebih kuat dalam segala aspek dibandingkan orang lain. Hal ini tentu mengganggu prosesi bersama kalian berdua karena disibukkan dengan pasangan yang selalu menunjukkan dirinya sendiri.

Baca juga: Agar Terhindar dari Toxic Relationship

2. Tidak Menghargai Orang

Tidak menghargai orang lain adalalah tanda selanjutnya yang bisa diperhatikan dalam karakter pasangan. Dilansir dari situs web No More, orang yang abusive akan menyebut orang lain dengan panggilan yang sangat buruk.

Misalnya, menyebut rekan kerja yang lambat di kantor sebagai bodoh atau teman yang memiliki banyak relasi lawan jenis sebagai pelacur. Istilah-istilah merendahkan orang lain yang sering keluar dari mulut pasangan seharusnya sudah jadi pengingat bahwa ada yang tidak beres dengan karakternya.

Hal ini dikarenakan, istilah-istilah merendahkan yang disampaikannya pada orang lain bukan tidak mungkin ditujukan padamu suatu saat nanti.

3. Perilaku Melewati Batas

Perilaku seseorang yang melewati batas juga bsia jaid pertimbangan seseorang dalam menentukan arah kapal hubungan ke depannya. Perilaku melewati batasan tidak langsung terjadi secara drastis melainkan berubah perlahan-lahan sampai di level yang tidak terkendali.

DIlansir dari situs web No More, pasnagan yang abusive bisa melewati batas atau aturan yang kamu tetapkan dan memulainya dalma taraf yang kecil dna halus. Lambat laun, mereka bsia saja mendobrak batasan atau aturan yang kamu buat lebih keras.

Misalnya, memulai dengan hal paling sederhana yakni tidak membersihkan piring setelah makan. Hal ini bisa membesar ke arah mengganggumu atau mencegah ketika bertemu teman, bahkan ketika kamu mengatakan untuk tidak ikut campur. Perilaku seperti itu dikhawatirkan akan meningkat dengan cepat tanpa kamu bisa menyadarinya.

Baca juga: Orang yang Hobi Berkebun Ternyata Menyimpan Kepribadian Unik

4. Mengisolasi Pasangan

Selanjutnya, perilaku mengisolasi pasangan adalah hal yang bisa menjadi tanda perilaku abusive. Dilansir dari Medical News Today, pasangan bisa membuatmu menentang dan tidak menghabiskan waktu bersama orang terdekat yakni teman serta keluarga.

Dilansir dari situs web No More, pasangan tersebut secara perlahan bisa menanamkan pikiran buruk tentang teman atau keluarga. Ketika bertemu dengan orang terdekatmu, pasanganmu bisa menganggu dengan berbagai cara untuk membuatmu pulang.

Pasangan bisa menelepon berkali-kali atau menuduhmu selingkuh ketika kamu bertemu teman. Tujuannya adalah membuatmu bergantung dan seakan hanya memiliki dirinya. Pada akhirnya, kamu akan lebih susah lepas dari hubungan abusive yang sudah mengikatmu.

5. Agresif Saat Pertengkaran

Tanda paling terakhir dan paling bisa diperhatikan adalah situasi pasanganmu ketika bertengkar atau marah. Sikap agresif yang merujuk pada kekerasan fisik bisa jadi pertanda karakter yang abusive.

Dilansir dari Medical News Today, tingkah agresif tersebut dapat berupa mendorong, mengancam, mencegahmu keluar ruangan, hingga menjebakmu di dinding.

Lebih jauh, pasanganmu bisa merusak barang yang ada di sekitar. misalnya melempar benda-benda yang ada, memukul pintu, san mengangkat benda berbahaya untuk mengintimidasi.

Dari kelima tanda abusive diatas, salah satu yang ada di antara poin diatas yang ada dalam karakter pasanganmu sebenarnya sudah bisa jadi peringatan dalam alam bawah sadarmu. Sebelum kamu melangkah lebih jauh dalam hubungan KDRT yang akan merugikanmu, lebih baik untuk mengakhirinya di awal. (*)

Sumber: Jpgroup

Update

Kol Ungu untuk Kesehatan Tulang

Nutrisi untuk Perkuat Daya Ingat Lansia

Rossa Akui Dekat dengan Afgan