Minggu, 25 Januari 2026

Sutradara Dragon Ball Super: Broly, Tatsuya Nagamine Meninggal Dunia

Berita Terkait

Sutradara anime Jepang Tatsuya Nagamine dikabarkan meninggal pada Kamis (11/13). (IGN).

batampos – Industri animasi Jepang berduka. Tatsuya Nagamine, sutradara di balik film Dragon Ball Super: Broly dan One Piece Film Z, dikabarkan meninggal dunia pada usia 53 tahun.

Kabar tersebut mencuat setelah sejumlah kreator mengunggah momen memorial sang sutradara pada Kamis (13/11) waktu setempat. Penulis naskah Ryota Yamaguchi, yang terlibat dalam Dokidoki Precure dan Digimon Beatbreak, mengonfirmasi kehadirannya dalam upacara pemakaman.

Tak lama kemudian, animator Shota, yang pernah mengerjakan Witchy Precure!!, menyebut Nagamine wafat pada musim panas tahun ini. Namun hingga kini, pihak keluarga maupun Toei Animation belum memberikan pernyataan resmi.

Nagamine dikenal sebagai salah satu sutradara yang membentuk wajah anime aksi modern. Karyanya di Dragon Ball Super: Broly dipuji berkat koreografi laga yang dinamis serta pendekatan visual yang lebih ekspresif.

Sementara melalui One Piece Film Z, ia membantu menguatkan posisi Toei Animation dalam memproduksi film layar lebar berstandar global.

Lahir di Hino City, Tokyo, pada 6 Oktober 1971, Nagamine bergabung dengan Toei Animation pada 1995. Ia pertama kali tampil sebagai asisten episode director dalam Ojamajo Doremi (1999–2000), yang kemudian menjadi pondasi bagi berkembangnya waralaba Precure.

Menurut catatan resmi Toei, Nagamine memulai debut sebagai episode director di usia 29 tahun sebelum menggarap Interlude, OVA tahun 2004 yang menjadi pintu masuk menuju proyek-proyek besar lainnya.

Selama hampir tiga dekade berkarya, ia terlibat dalam beragam judul, dari Beet the Vandel Master, Gekijoban Dr. Slump Dr. Mashirito Abale-chan, hingga Eiga Yes! Precure 5 GoGo! Okashi no Kuni no Happy Birthdays.

Namanya juga tercatat sebagai salah satu kreator yang membangun estetika Precure generasi awal hingga Happiness Charge Precure!.

Kariernya makin mengemuka ketika ia dipercaya menangani Dragon Ball Super (co-director) dan One Piece: Heart of Gold, dua proyek yang mendongkrak popularitas global Toei Animation di tengah meningkatnya minat internasional terhadap anime.

Dalam beberapa tahun terakhir, Nagamine kembali pada salah satu titik awal kariernya sebagai unit director untuk video animasi perayaan 25 tahun Ojamajo Doremi, yang menjadi salah satu karya publik terakhirnya.

Hingga kini, para penggemar dan kreator dari berbagai negara terus mengungkapkan duka di media sosial. Banyak yang mengenang karya-karya Nagamine sebagai bagian dari perjalanan mereka dalam mencintai anime. Kepergiannya meninggalkan warisan kreatif besar yang akan terus hidup melalui animasi-animasi yang pernah ia garap. (*)

Update