Sabtu, 3 Januari 2026

Superflu Sudah Masuk Indonesia: Kenali Jenis, Gejala, dan Cara Pencegahannya

Berita Terkait

Ilustrasi Super Flu. ( Freepik)

batampos – Superflu sedang menjadi perbincangan hangat di Indonesia karena merupakan salah satu virus. Virus ini terdeteksi masuk ke Indonesia pada Minggu (25/12).

Varian ditemukan berdasarkan pemeriksaan genom di laboratorium kesehatan. Kementerian Kesehatan RI mengonfirmasi bahwa situasi nasional masih terkendali.

Jenis Super Flu

Dilansir dari kemkes.go.id, Superflu yang masuk ke Indonesia merupakan varian influenza A (H3N2) subclade K. Ini merupakan subkelompok genetik baru yang sedang dominan menyebar di banyak negara selama musim flu 2025 – 2026.

Virus influenza A adalah penyebab utama flu musiman pada manusia. Virus ini berasal dari mutasi alami.

Varian ini sedikit berbeda secara genetis dari virus H3N2 yang banyak diprediksi dalam vaksin flu tahun ini. Subclade K merupakan kelompok virus yang secara evolusi bercabang dari kelompok H3N2 lainnya.

Istilah superflu karena virus ini menyebar lebih cepat di sejumlah negara. Meningkatkan lonjakan infeksi influenza dibanding musim sebelumnya.

Gejala Super Flu

Influenza A (H3N2) subclade K ini memiliki beberapa gejala, seperti demam, batuk, pilek, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan. Biasanya rentan pada anak dan lansia.

Cara Pencegahan

Kemenkes RI mengimbau masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Masyarakat tetap berada di rumah saat mengalami gejala flu, menggunakan masker, menerapkan etika batuk, dan segera mengakses fasilitas pelayanan kesehatan apabila gejala memburuk.

Varian influenza musiman ini mengalami mutasi yang cepat. Influenza ini tidak menunjukkan ancaman pandemi baru.

Masyarakat hanya perlu menjaga kesehatan lebih ketat. Pemantauan pemerintah untuk mencegah penyebaran lebih luas dan siaga terhadap sistem kesehatan.(*)

Update