
batampos – Netflix resmi merilis film The Great Flood, film bencana fiksi ilmiah asal Korea Selatan, pada Jumat (19/12). Sejak penayangan perdananya, film ini langsung masuk jajaran Top 10 Film Netflix Indonesia, menarik perhatian penonton pecinta genre bencana dan sci-fi.
Film The Great Flood disutradarai Kim Byung-woo, yang sebelumnya dikenal lewat film The Terror Live. Film berdurasi 1 jam 46 menit ini dibintangi Kim Da-mi dan Park Hae-soo sebagai pemeran utama, menghadirkan kombinasi drama emosional, aksi intens, serta unsur fiksi ilmiah.
Sebelum rilis global di Netflix, The Great Flood lebih dulu tayang perdana di Busan International Film Festival, menandai debut festival internasionalnya.
Cerita film ini berpusat pada Gu An-na, seorang ilmuwan kecerdasan buatan (AI), yang terjebak bersama putranya, Ja-in, di sebuah apartemen yang perlahan terendam banjir besar. Air naik dengan cepat, menciptakan situasi berbahaya tanpa bantuan yang datang.
Dalam kondisi terdesak, An-na berjuang menyelamatkan anaknya dengan mencari jalan menuju tempat yang lebih aman di puncak gedung. Sementara itu, lingkungan sekitar semakin rusak dan banjir berubah menjadi ancaman mematikan.
Di tengah kekacauan, An-na bertemu dengan Hee-jo, sosok misterius yang mengungkap bahwa An-na memiliki peran krusial dalam rencana penyelamatan umat manusia pascakehancuran besar. Kemampuan dan pengetahuan An-na diyakini dapat membantu mengamankan masa depan dunia setelah banjir global.
Seiring berjalannya cerita, fokus film tidak hanya menampilkan perjuangan fisik melawan bencana alam, tetapi juga konflik batin manusia saat menghadapi kepunahan. The Great Flood menggambarkan upaya bertahan hidup di tengah kehancuran sekaligus mempertanyakan pilihan moral dalam situasi akhir kehidupan di Bumi.
Tema utama film ini mencakup kelangsungan hidup, ikatan emosional ibu dan anak, serta ketidakpastian masa depan umat manusia di tengah kiamat yang tak terprediksi.
Secara visual, The Great Flood menuai pujian berkat efek bencana yang intens dan atmosfer mencekam. Namun, alur cerita yang memadukan berbagai genre membuat film ini perlu disimak dengan penuh perhatian. Film ini juga menggunakan alur maju-mundur yang menuntut fokus penonton.
Berdasarkan data Rotten Tomatoes, The Great Flood meraih rating 60 persen. Film ini dinilai cocok bagi penggemar film bencana dan sci-fi yang mencari cerita bukan hanya tentang kehancuran, tetapi juga harapan serta pilihan manusia di ambang kepunahan.(*)
