
batampos – Gaya hidup modern dengan aktivitas padat membuat banyak orang kurang tidur dan terbiasa begadang. Akibatnya, jam istirahat bergeser ke pagi hari.
Kebiasaan tidur pagi ternyata bisa berdampak serius bagi kesehatan tubuh. Sejumlah penelitian menyebut pola tidur yang melawan jam biologis ini memicu risiko penyakit kronis, gangguan mental, hingga penurunan kinerja.
Dikutip dari Health dan Stanford Medicine, Kamis (4/9), berikut 7 efek buruk tidur pagi bagi kesehatan:
1. Risiko diabetes tipe 2 dan jantung – Pola tidur pagi menurunkan kemampuan membakar lemak, meningkatkan resistensi insulin, hingga memicu diabetes dan penyakit metabolik.
2. Gangguan ritme tubuh – Tidur pagi mengacaukan regulasi hormon dan metabolisme, berpotensi menimbun lemak serta mengganggu kestabilan gula darah.
3. Gangguan kesehatan mental – Studi Stanford Medicine menemukan tidur pagi meningkatkan risiko depresi dan kecemasan.
4. Penyakit jantung dan pembuluh darah – Kurang tidur meningkatkan tekanan darah dan peradangan yang memicu serangan jantung maupun stroke.
5. Penurunan kinerja dan risiko kecelakaan – Tidur pagi menimbulkan “sleep inertia”, rasa linglung dan sulit konsentrasi setelah bangun.
6. Risiko pada organ vital – Tidur lewat tengah malam hingga pagi hari dapat memicu penyakit metabolik serius, dari sirosis hati hingga gangrene.
Pakar kesehatan menegaskan, kebiasaan tidur pagi yang tidak sesuai jam biologis bukan hanya membuat tubuh mengantuk, tetapi juga menimbulkan konsekuensi jangka panjang. Disarankan mulai memperbaiki rutinitas tidur agar tubuh tetap sehat. (*)
Reporter: Juliana Belence
