
batampos – Matcha, bubuk teh hijau khas Jepang, kian populer dan digemari di berbagai belahan dunia. Minuman ini hadir dalam beragam kelas kualitas dan kegunaan, yang kerap membuat konsumen bingung saat memilih.
Dua istilah yang paling sering ditemui di pasaran adalah ceremonial matcha dan matcha biasa. Meski sama-sama berasal dari tanaman Camellia sinensis, keduanya memiliki perbedaan mendasar dari sisi proses pembuatan, rasa, hingga peruntukannya.
Mengutip The Chasen, berikut lima perbedaan utama antara ceremonial matcha dan matcha biasa:
1. Asal Daun Teh dan Proses Panen
Ceremonial matcha dibuat dari daun teh pilihan yang dipetik pada panen pertama. Sebelum dipanen, tanaman ditanam di bawah naungan selama beberapa minggu untuk meningkatkan kadar klorofil dan L-theanine, sehingga menghasilkan warna cerah dan rasa lembut.
Sementara matcha biasa umumnya menggunakan daun dari panen kedua atau ketiga yang lebih tua. Warna daun cenderung lebih gelap dengan karakter rasa yang lebih kuat.
2. Rasa dan Tekstur
Ceremonial matcha memiliki rasa halus, manis alami, kaya umami, dengan pahit yang sangat minimal. Sebaliknya, matcha biasa memiliki rasa pahit yang lebih dominan sehingga cocok dicampurkan ke dalam berbagai olahan.
3. Warna dan Kualitas Visual
Dari segi visual, ceremonial matcha berwarna hijau cerah dan segar. Matcha biasa cenderung berwarna hijau tua hingga kehijauan kusam.
4. Peruntukan Penggunaan
Ceremonial matcha biasanya dikonsumsi tanpa campuran, diseduh sebagai teh tradisional, dan digunakan pada momen khusus. Matcha biasa lebih cocok untuk bahan campuran seperti latte, smoothie, kue, pancake, dan berbagai olahan makanan.
5. Harga dan Ketersediaan
Ceremonial matcha memiliki harga lebih tinggi karena kualitas daun dan proses produksinya. Sementara matcha biasa lebih terjangkau dan banyak dipilih oleh konsumen yang ingin bereksperimen dalam kreasi minuman dan makanan.
Label ceremonial dan matcha biasa umumnya digunakan di pasar internasional sebagai panduan kualitas bagi konsumen. Namun, para ahli menilai faktor terpenting dalam memilih matcha tetap terletak pada warna, aroma, rasa, serta asal daun teh yang digunakan. (*)
