Rabu, 14 Januari 2026

Salah Isi BBM Bisa Rusak Mesin Mobil, Ini Dampak dan Risikonya

Berita Terkait

Ilustrasi isi BBM mobil. F. Freepik.

batampos – Kesalahan mengisi bahan bakar kendaraan masih kerap terjadi di masyarakat. Padahal, penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang tidak sesuai spesifikasi mesin dapat memicu kerusakan serius dan berujung pada biaya perbaikan yang tidak sedikit.

Mengganti jenis BBM tanpa memperhatikan rekomendasi pabrikan atau salah mengisi BBM ke dalam tangki kendaraan dapat berdampak langsung pada sistem mesin.

Risiko ini tidak hanya menurunkan performa, tetapi juga memperpendek usia pakai kendaraan.

Berikut lima bahaya yang dapat terjadi akibat sering mengganti atau salah mengisi BBM, dikutip dari motorway.co.uk:

1. BBM tidak sesuai bisa merusak mesin

Penggunaan BBM yang tidak sesuai spesifikasi mesin dapat menimbulkan kerusakan pada sistem pembakaran dan bahan bakar. Dalam kondisi tertentu, mesin bisa mengalami aus hingga mogok mendadak.

2. Komponen bahan bakar cepat rusak

Dampak langsung salah BBM antara lain kerusakan pada pompa bahan bakar, injector tersumbat, filter bahan bakar cepat kotor, serta penurunan tenaga mesin.

3. Biaya perbaikan membengkak

Kerusakan akibat salah BBM umumnya menyerang seluruh sistem bahan bakar. Biaya penggantian komponen bisa sangat mahal, tergantung tingkat kerusakan yang terjadi.

4. Jangan menyalakan mesin saat salah isi BBM

Jika menyadari telah salah mengisi BBM, pengemudi disarankan tidak menyalakan mesin. Menyalakan mesin dapat menyebarkan BBM yang salah ke seluruh sistem dan memperparah kerusakan.

5. Performa turun dan emisi meningkat

BBM yang tidak sesuai menyebabkan pembakaran tidak sempurna. Akibatnya, performa mesin menurun dan emisi gas buang meningkat, sehingga berdampak pada lingkungan.

Apabila terjadi salah isi BBM, pengemudi disarankan segera mematikan mesin dan menghubungi teknisi untuk melakukan pengurasan serta pembersihan sistem bahan bakar secara menyeluruh.

Mengetahui jenis BBM yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan menjadi kunci untuk menjaga performa dan umur mesin. (*)

Update