
batampos – Kesalahan menginjak pedal rem atau pedal misapplication masih menjadi masalah umum yang dialami pengemudi, terutama pemula.
Situasi ini terjadi ketika pengemudi tanpa sengaja menekan pedal gas saat bermaksud menginjak rem. Kondisi tersebut dapat menimpa siapa saja, terutama ketika panik, lelah, atau terbiasa berkendara dengan teknik yang kurang tepat.
Merujuk penjelasan dari Van Sant Law, Suzuki Indonesia, dan ISHN, terdapat enam dampak besar yang bisa timbul akibat salah menginjak pedal mobil.
1. Akselerasi Mendadak dan Kehilangan Kendali
Ketika pedal gas terinjak secara tak sengaja, mobil bisa melaju dengan percepatan mendadak. Situasi ini berisiko memicu tabrakan serius karena pengemudi tidak siap mengendalikan kendaraan.
2. Risiko Cedera
Benturan yang terjadi akibat akselerasi tak terduga dapat menyebabkan cedera fatal, baik bagi pengemudi, penumpang, pejalan kaki, maupun pengguna jalan lain.
3. Kerusakan Komponen Kendaraan
Tekanan mendadak pada sistem mesin dan transmisi, termasuk kebiasaan menekan gas dan rem secara bergantian dalam waktu singkat, dapat memperpendek usia komponen dan membuat kendaraan lebih rentan rusak.
4. Pengemudi Kehilangan Kontrol
Kondisi panik karena ban pecah, jalan licin, atau manuver menghindar bisa membuat pengemudi salah menginjak pedal. Situasi ini dapat memperburuk keadaan di jalan.
5. Risiko Overheating
Penggunaan pedal rem secara berlebihan dapat memicu panas berlebih pada sistem rem dan mesin. Dalam kondisi ekstrem, mesin bisa mati mendadak akibat overheating.
6. Polusi Udara
Kebiasaan menginjak pedal rem atau gas sembarangan juga dapat meningkatkan emisi kendaraan, sehingga memberi dampak buruk terhadap kualitas udara di sekitar.
Mengemudi bukan sekadar menekan pedal gas dan rem, tetapi juga membutuhkan koordinasi, kewaspadaan, dan kebiasaan berkendara yang benar. Kesalahan pedal menjadi salah satu penyebab kecelakaan yang sebenarnya bisa dicegah.
(*)
Reporter: Juliana Belence
