
batampos – Amazon resmi meluncurkan Alexa AI versi web yang memungkinkan pengguna mengakses asisten virtual tersebut langsung melalui browser seperti Google Chrome dan Microsoft Edge tanpa memerlukan perangkat Echo atau aplikasi ponsel.
Peluncuran ini diumumkan Amazon pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas, Selasa (6/1), dan saat ini tersedia secara terbatas melalui program Early Access. Pengguna dapat mengakses layanan tersebut melalui situs resmi Alexa.com.
Dengan kehadiran versi web, Alexa kini dapat digunakan langsung dari laptop atau PC. Pengguna bisa berinteraksi menggunakan teks maupun suara, melihat konteks percakapan sebelumnya, hingga mengontrol perangkat rumah pintar tanpa harus memiliki speaker Echo.
Amazon menyebut Alexa versi terbaru, yang diberi nama Alexa+, ditenagai teknologi kecerdasan buatan generatif. Teknologi ini memungkinkan percakapan yang lebih alami serta kemampuan menyelesaikan berbagai tugas, mulai dari menjawab pertanyaan, mengatur jadwal, membuat daftar belanja, hingga mengontrol perangkat rumah pintar.
Saat ini, Amazon mencatat lebih dari 600 juta perangkat berkemampuan Alexa telah terjual secara global. Alexa pun telah terintegrasi dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari pengguna.
Langkah menghadirkan Alexa AI ke browser menempatkan Amazon dalam persaingan langsung dengan asisten AI populer lain seperti ChatGPT dan Gemini, yang lebih dulu tersedia secara luas melalui web.
Selain versi browser, Amazon juga memperluas jangkauan Alexa+ ke berbagai perangkat non-Amazon, termasuk Samsung Smart TV hingga mobil BMW. Ekspansi ini menunjukkan strategi Amazon untuk membawa Alexa ke ekosistem perangkat konsumen yang lebih luas.
Peluncuran Alexa AI berbasis web melalui Alexa.com menandai perubahan besar dari pendekatan Alexa sebelumnya yang bergantung pada perangkat keras. Amazon kini semakin agresif bersaing di pasar global asisten AI berbasis generatif. (*)
