Selasa, 10 Maret 2026

Produsen Baterai EV Terbesar Dunia CATL Raup Laba 23 Miliar Yuan

Berita Terkait

Sumber gambar: x.com/AutoNewsEurope.

batampos – Produsen baterai kendaraan listrik asal China, Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL), melaporkan kinerja keuangan yang melampaui perkiraan analis seiring meningkatnya permintaan baterai kendaraan listrik dan teknologi penyimpanan energi secara global.

Dalam laporan keuangannya, perusahaan mencatat laba bersih kuartal keempat 2025 sebesar 23,17 miliar yuan atau naik 57,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Laba bersih kuartal keempat 2025 sebesar 23,17 miliar yuan. Naik 57,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” tulis laporan perusahaan yang dikutip dari ETAuto, Selasa (10/3).

Kinerja tersebut menjadi laju pertumbuhan tercepat perusahaan dalam sekitar dua setengah tahun terakhir sekaligus melampaui ekspektasi para analis.

Dari sisi pendapatan, CATL juga mencatat pertumbuhan signifikan. Pada periode yang sama, pendapatan perusahaan naik sekitar 37 persen menjadi 140,63 miliar yuan.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya penjualan baterai lithium-ion yang digunakan pada kendaraan listrik serta sistem penyimpanan energi.

Sepanjang tahun 2025, CATL membukukan laba bersih sekitar 72,2 miliar yuan atau naik sekitar 42 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan kenaikan pengiriman baterai lithium-ion yang mencapai 661 gigawatt hour (GWh), meningkat sekitar 39 persen secara tahunan.

Saat ini CATL tercatat sebagai produsen baterai kendaraan listrik terbesar di dunia dengan pangsa pasar global sekitar 38 persen pada 2025.

Perusahaan tersebut memasok baterai bagi sejumlah produsen otomotif global, termasuk Tesla, BMW, dan Volkswagen.

Meski mencatat pertumbuhan kuat, CATL tetap menghadapi sejumlah tantangan. Persaingan di industri baterai kendaraan listrik semakin ketat, sementara biaya bahan baku seperti lithium masih memberikan tekanan terhadap industri.

Selain itu, perusahaan juga berada di bawah pengawasan regulator di Amerika Serikat terkait kerja sama teknologi dengan Ford Motor Company.

Namun demikian, kinerja keuangan yang melampaui ekspektasi ini menunjukkan bahwa permintaan global terhadap baterai kendaraan listrik masih terus meningkat.

Dengan ekspansi ke berbagai pasar internasional serta pengembangan teknologi baterai baru, CATL diperkirakan tetap menjadi salah satu pemain utama dalam industri kendaraan listrik global. (*)

Update