Senin, 9 Februari 2026

OpenAI Dikabarkan Garap Media Sosial Bebas Bot, Pakai Verifikasi Identitas Manusia

Berita Terkait

F. OpenAI

batampos – OpenAI dikabarkan sedang mengembangkan platform media sosial baru yang ditujukan untuk membatasi akun bot. Hanya pengguna manusia yang dapat berpartisipasi dalam jaringan.

Menurut forbes.com, proyek masih berada pada tahap awal pengembangan internal oleh tim kecil di OpenAI. Belum ada nama resmi atau jadwal rilis.

Fokus utama dari platform adalah menangani masalah yang sudah lama mengganggu media sosial arus utama, yakni tingginya jumlah akun otomatis yang dapat menyebarkan spam, misinformasi, dan mempengaruhi keterlibatan pengguna.

OpenAI mempertimbangkan penggunaan verifikasi biometrik, seperti pemindaian iris mata atau sistem serupa Apple Face ID. Verifikasi memastikan hanya manusia nyata yang dapat membuat akun.

Verifikasi semacam ini bisa menjadi metode untuk memastikan autentikasi individu. Metode biometrik yang dipertimbangkan dapat menyerupai teknologi yang digunakan oleh beberapa sistem identitas digital.

Namun, detail teknis dan kebijakan privasi dari mekanisme ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh OpenAI.

Kabar mengenai proyek tersebut muncul di tengah kritis luas terhadap tingginya aktivitas bot di platform – platform besar seperti X, Instagram, dan TikTok.

Aktivitas bot dinilai mengurangi kualitas interaksi manusia dan menyebarkan disinformasi.

Langkah OpenAI dilihat sebagai respons terhadap kebutuhan untuk menghadirkan pengalaman sosial digital yang lebih asli dan aman dari akun otomatis.

Pekerjaan internal ini menjadi rumor industri teknologi yang dipantau oleh para analis dan penggiat media sosial.

Prospek media sosial bebas bot menarik perhatian pasar setelah kabar tentang proyek ini tersebar.

Sampai saat ini, belum ada pengumuman resmi dari OpenAI terkait detail platform akan rilis secara luas.(*)

Update