Selasa, 7 April 2026

NVIDIA Pamerkan Neural Texture Compression, Teknologi AI Pangkas VRAM

Berita Terkait

NVIDIA kenalkan teknologi AI baru bisa hemat VRAM hingga 85%. Sumber gambar: x.com/rayanaabdulcader.

batampos – NVIDIA kembali menghadirkan inovasi terbaru melalui teknologi Neural Texture Compression (NTC) yang dipamerkan dalam ajang NVIDIA GTC 2026.

Teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) ini diklaim mampu mengurangi penggunaan memori grafis (VRAM) secara drastis tanpa mengorbankan kualitas visual.

Dalam demonstrasinya, NVIDIA menunjukkan penggunaan VRAM dapat ditekan dari sekitar 6,5 GB menjadi hanya 970 MB, dengan hasil gambar yang tetap terlihat hampir identik.

Pendekatan ini berbeda dari metode kompresi tradisional. NTC memanfaatkan jaringan saraf (neural network) kecil untuk merekonstruksi tekstur secara real time di GPU.

Teknologi ini bekerja dengan mengubah data tekstur menjadi representasi berbasis AI yang jauh lebih ringkas, kemudian diproses kembali saat rendering berlangsung.

Dengan metode tersebut, tekstur berukuran besar dapat dikompresi secara efisien hingga puluhan kali lebih kecil dibanding ukuran aslinya.

Tak hanya efisiensi, teknologi ini juga berpotensi meningkatkan kualitas visual. NVIDIA menyebut hasil akhir dapat memiliki resolusi lebih tinggi dibandingkan teknik kompresi konvensional.

Selain itu, ukuran instalasi gim juga dapat ditekan secara signifikan, seiring berkurangnya kebutuhan penyimpanan data tekstur.

Inovasi ini menjadi jawaban atas tantangan industri gim modern yang semakin boros VRAM, sekaligus menjaga relevansi GPU kelas menengah agar tetap mampu menjalankan grafis berkualitas tinggi.

Pendekatan Neural Texture Compression juga dinilai sebagai bagian dari masa depan grafis berbasis AI, sejalan dengan tren neural rendering yang terus berkembang.

Dukungan teknologi seperti DirectX serta akselerator AI pada GPU modern diyakini akan mempercepat adopsi teknologi ini di industri gim dan aplikasi grafis. (*)

Update