
batampos – Nissan memastikan kebangkitan Skyline generasi terbaru yang dijadwalkan meluncur pada musim dingin 2026. Kehadiran model baru ini menjadi salah satu proyek paling penting bagi pabrikan asal Jepang tersebut setelah lebih dari satu dekade mempertahankan generasi V37 yang pertama kali diperkenalkan pada 2014.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh CEO Nissan, Ivan Espinosa, dalam wawancara dengan Nikkei Asia.
Ia mengungkapkan bahwa Skyline terbaru berhasil dikembangkan dalam waktu yang jauh lebih singkat dibandingkan generasi sebelumnya berkat pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Jika Skyline generasi saat ini membutuhkan sekitar 55 bulan dalam proses pengembangan, model penerusnya hanya memerlukan waktu sekitar 26 bulan.
Nissan menjelaskan bahwa penggunaan AI, simulasi digital, serta teknologi pengujian virtual memungkinkan berbagai proses desain dan rekayasa dilakukan lebih efisien tanpa mengurangi kualitas kendaraan yang dihasilkan.
Meski industri otomotif global tengah beralih ke SUV dan crossover, Nissan memastikan Skyline terbaru tetap mempertahankan identitasnya sebagai sedan sport empat pintu dengan konfigurasi penggerak roda belakang.
Keputusan tersebut disambut positif para penggemar Skyline yang selama ini berharap model legendaris itu tidak kehilangan karakter khasnya sebagai mobil performa.
Dari sisi desain, Nissan disebut akan menggabungkan unsur modern dengan sentuhan klasik yang terinspirasi dari sejarah panjang Skyline.
Direktur Desain Global Nissan, Alfonso Albaisa, menyebut model terbaru ini akan mengambil inspirasi dari masa lalu tanpa terjebak pada konsep retro sepenuhnya.
Sejumlah teaser yang telah dirilis memperlihatkan kemungkinan kembalinya lampu belakang bundar yang selama ini menjadi ciri khas Skyline dan GT-R.
Skyline generasi baru juga diperkirakan akan menjadi penerus langsung Infiniti Q50 di pasar global. Mobil ini disebut berpotensi menggunakan mesin twin-turbo V6 3.0 liter yang saat ini digunakan pada Nissan Z.
Mesin tersebut diperkirakan mampu menghasilkan tenaga lebih dari 400 daya kuda atau horsepower (hp), menjadikannya salah satu sedan performa paling menarik di kelasnya.
Selain Skyline, Nissan juga mengonfirmasi bahwa generasi terbaru GT-R sedang dalam tahap pengembangan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat kembali citranya sebagai produsen mobil performa yang memiliki warisan kuat di industri otomotif Jepang.
Dengan kombinasi teknologi AI, desain modern, dan DNA performa yang tetap dipertahankan, Skyline terbaru diharapkan menjadi salah satu model paling dinantikan para pecinta otomotif saat resmi diperkenalkan pada akhir 2026 mendatang. (*)
