
batampos – Air radiator memiliki peran vital dalam menjaga suhu mesin mobil tetap stabil. Tanpa perawatan yang baik, sistem pendingin bisa terganggu dan menyebabkan mesin cepat panas, kondisi yang berisiko merusak komponen utama kendaraan.
Dikutip dari Suzuki Indonesia dan Professional Auto Repair, berikut enam cara merawat air radiator mobil agar mesin tetap dingin dan awet:
1. Periksa Level Coolant Secara Rutin
Pastikan cairan pendingin di reservoir atau radiator berada dalam batas Min/Max saat mesin dalam kondisi dingin. Jika volume berkurang, segera tambahkan cairan pendingin sesuai spesifikasi kendaraan.
2. Gunakan Jenis Coolant yang Tepat
Gunakan coolant yang direkomendasikan pabrikan, biasanya campuran antifreeze dan air dengan rasio tertentu. Hindari mencampur jenis cairan pendingin berbeda karena bisa menurunkan efektivitas pendinginan atau bahkan merusak sistem radiator.
3. Bilas Sistem Pendingin Secara Berkala
Seiring waktu, coolant bisa terkontaminasi karat, kotoran, atau endapan yang menurunkan efisiensi pendinginan. Lakukan flush sistem pendingin minimal setiap satu tahun atau setiap menempuh 30.000 km.
4. Periksa dan Bersihkan Bagian Luar Radiator
Pastikan bagian luar radiator bebas dari debu, daun, serangga, atau kotoran lain yang bisa menghambat aliran udara. Radiator yang kotor akan menurunkan kemampuan mesin melepas panas secara optimal.
5. Cek Selang, Klem, dan Tutup Radiator
Selang karet radiator dapat retak atau longgar seiring usia kendaraan. Pastikan juga klem terpasang kuat agar tidak terjadi kebocoran coolant. Tutup radiator berfungsi menjaga tekanan sistem pendingin, pastikan kondisinya masih baik.
Selain itu, periksa juga komponen seperti pompa air dan thermostat karena keduanya berperan penting dalam sirkulasi cairan pendingin.
6. Pantau Suhu Mesin Secara Berkala
Jika indikator suhu mesin naik di atas normal atau fluktuatif, segera lakukan pemeriksaan. Tanda-tanda seperti ini bisa menjadi indikasi adanya masalah pada sistem pendinginan.
Perawatan rutin air radiator tidak hanya menjaga suhu mesin tetap stabil, tetapi juga memperpanjang umur komponen kendaraan.
Di iklim tropis seperti Indonesia, perhatian ekstra terhadap sistem pendinginan menjadi kunci agar mobil tetap prima meski digunakan setiap hari.
Reporter: Juliana Belence
