Senin, 26 Januari 2026

Manfaat Berjalan Cepat Setiap Hari untuk Memperpanjang Umur

Berita Terkait

Ilustrasi. Perempuan yang mau meluangkan waktunya untuk jalan kaki minimal 10 ribu langkah per hari. (dokumen jawapos)

batampos – Banyak orang menganggap berjalan santai adalah satu-satunya cara berolahraga ringan yang dapat dilakukan. Namun, ada sebuah studi yang menunjukkan bahwa kecepatan berjalan kita ternyata sangat memengaruhi kesehatan. Studi ini menemukan bahwa berjalan cepat dapat menjadi kunci memperpanjang usia hidup seseorang.

Melansir dari Science Focus, Senin (4/8), berjalan cepat selama lima belas menit sehari bisa menurunkan risiko kematian dini. Manfaat kesehatan ini teramati secara signifikan, terutama di kalangan populasi berpenghasilan rendah dan orang kulit hitam. Temuan ini membuka perspektif baru tentang manfaat sederhana dari aktivitas fisik sehari-hari.

1. Menurunkan Risiko Kematian Dini

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa berjalan cepat dikaitkan dengan penurunan dua puluh persen kematian. Manfaat ini berlaku untuk semua penyebab kematian, dengan efek yang lebih kuat pada kematian akibat penyakit kardiovaskular. Penelitian ini melibatkan hampir delapan puluh ribu peserta untuk mengamati kebiasaan mereka.

Manfaat ini ditemukan independen dari bentuk aktivitas fisik lain yang dilakukan peserta. Berjalan cepat selama lima belas menit setiap hari sangat signifikan. Berbeda dengan berjalan lambat selama lebih dari tiga jam.

2. Efek Jantung Lebih Optimal

Studi ini menemukan bahwa berjalan cepat dapat meningkatkan efisiensi kerja jantung. Perilaku ini juga mengurangi berbagai faktor risiko kardiovaskular. Faktor-faktor tersebut di antaranya obesitas, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi.

Manfaat berjalan cepat tetap terlihat bahkan setelah memperhitungkan faktor lain. Ini termasuk pola makan, kebiasaan merokok, atau konsumsi alkohol. Jadi, berjalan cepat adalah cara efektif menjaga kesehatan jantung.

3. Manfaat untuk Berbagai Kalangan

Studi ini berfokus pada populasi berpenghasilan rendah dan orang kulit hitam. Dr. Wei Zheng, pemimpin studi, menyebutkan penelitian ini masih sangat terbatas. Berjalan cepat dapat menjadi intervensi kesehatan publik yang sangat berharga.

Ini karena berjalan cepat adalah aktivitas berbiaya rendah dan berdampak minim. Kegiatan ini dapat diakses oleh individu dari berbagai tingkat kebugaran. Ini menjadi solusi mudah bagi banyak orang.

4. Pentingnya Intensitas Dibandingkan Durasi

Dr. Zheng menemukan bahwa intensitas berjalan jauh lebih penting daripada durasinya. Berjalan cepat selama lima belas menit sehari sudah sangat bermanfaat. Sementara, berjalan santai lebih dari tiga jam hanya memberikan manfaat yang sedikit.

Perbedaan ini menekankan betapa pentingnya memasukkan aktivitas fisik yang lebih intens. Masyarakat diimbau untuk mempromosikan manfaat dari berjalan cepat. Program komunitas juga harus dibuat untuk mempermudah partisipasi.

Hasil studi ini membuktikan bahwa berjalan cepat adalah cara yang sederhana. Cara ini juga efektif untuk meningkatkan kesehatan dan memperpanjang umur hidup kita. Kecepatan berjalan bisa menjadi indikator penting kesehatan seseorang.

Maka, cobalah tambahkan kecepatan pada rutinitas berjalan kita setiap hari. Ini adalah langkah kecil yang dapat memberikan dampak besar pada kesejahteraan dan kualitas hidup. (*)

SourceJPGroup

Update