
batampos – Lampu mobil yang buram dan penuh baret bukan hanya mengurangi estetika kendaraan, tetapi juga dapat menurunkan intensitas cahaya sehingga berpotensi membahayakan keselamatan saat berkendara pada malam hari.
Dilansir dari Carrectly, terdapat lima penyebab utama lampu mobil menjadi buram dan tergores yang masih jarang diketahui pengemudi.
1. Paparan sinar UV berlebihan
Sinar ultraviolet (UV) dari matahari dapat memicu oksidasi pada bahan polycarbonate yang digunakan sebagai lensa lampu. Seiring waktu, lapisan pelindungnya rusak sehingga lampu berubah kusam, menguning, dan lebih mudah tergores.
2. Debu jalan dan partikel kotoran
Saat mobil melaju, debu dan partikel kecil menghantam permukaan lampu dan menimbulkan goresan halus. Akumulasi goresan ini membuat lampu terlihat buram dan redup.
3. Kotoran lingkungan dan zat kimia
Residu serangga, garam jalan, polutan udara, hingga debu yang menempel dapat mengikis lapisan pelindung lampu. Zat-zat bersifat korosif ini mempercepat kerusakan dan membuat permukaan lampu cepat buram.
4. Usia material dan perubahan suhu
Lensa lampu mobil yang sudah lama digunakan mengalami degradasi material. Perubahan suhu harian membuat plastik memuai dan mengerut berulang kali sehingga mudah rusak.
5. Perawatan yang tidak tepat
Penggunaan spons, sikat, atau kain kasar saat membersihkan lampu dapat menimbulkan goresan halus. Selain itu, bahan kimia pembersih yang terlalu kuat bisa mengikis lapisan pelindung lensa.
Buram dan baret pada lampu mobil dapat menurunkan jumlah cahaya yang tembus ke jalan. Karena itu, pengemudi perlu melakukan perawatan rutin agar lampu tetap jernih, terang, dan berfungsi optimal. (*)
