Kamis, 22 Januari 2026

Kenali Komponen Mobil Matic yang Rentan Rusak Agar Tak Tekor Servis

Berita Terkait

Ilustrasi. F. Freepik.

batampos – Mobil matic dikenal praktis dan nyaman digunakan, terutama bagi pengendara di kota besar. Namun di balik kemudahannya, mobil matic memiliki sejumlah komponen sensitif yang harus dirawat lebih ketat agar tidak cepat rusak dan memicu biaya servis yang mahal.

Dikutip dari Suzuki, ada delapan komponen pada mobil matic yang paling rentan mengalami kerusakan jika tidak dirawat secara rutin.

1. Transmisi Otomatis

Transmisi adalah bagian terpenting pada mobil matic. Suhunya tidak boleh terlalu panas.
Kerusakan biasanya ditandai perpindahan gigi kasar, tenaga hilang, hingga mobil tidak bisa berjalan. Penggantian oli transmisi secara berkala sangat dianjurkan.

2. Torque Converter

Berfungsi mengalirkan tenaga dari mesin ke transmisi melalui cairan khusus. Jika tidak optimal, mobil terasa bergetar dan akselerasi melemah.

3. Ruang Bakar

Merupakan lokasi pembakaran campuran udara dan bahan bakar. Efisiensi ruang bakar sangat memengaruhi performa mesin. Penumpukan karbon bisa menyebabkan tenaga turun.

4. Ban Mobil

Ban wajib dicek tekanan anginnya secara rutin. Pengguna mobil matic juga disarankan melakukan spooring dan balancing minimal enam bulan sekali agar stabilitas terjaga.

5. Kampas Kopling

Meski mobil matic tidak memakai pedal kopling, kampas kopling tetap ada di sistem transmisi. Kerusakan banyak terjadi akibat kebiasaan berhenti mendadak dan penggunaan agresif.

6. Gigi Mobil

Komponen gigi bertugas mengatur perpindahan tenaga. Kerusakan umumnya akibat oli transmisi jarang diganti, perpindahan gigi kasar, atau kurangnya pelumasan.

7. Bearing

Bearing menopang putaran roda dan transmisi. Jika rusak, akan muncul suara berisik dan getaran. Mengangkut beban berlebih menjadi penyebab paling umum.

8. Sensor dan Aktuator

Sensor seperti sensor kecepatan, posisi gigi, dan tekanan oli sangat penting dalam sistem transmisi otomatis. Kerusakan pada sensor membuat perpindahan gigi tidak presisi dan menimbulkan gangguan.

Perawatan sederhana dan pengecekan rutin dapat mencegah kerusakan pada mobil matic. Pengemudi disarankan memahami komponen yang rentan rusak agar biaya perbaikan tidak membengkak.

Reporter: Juliana Belence

Update