
batampos – Dempul mobil menjadi material penting dalam proses perbaikan bodi kendaraan sebelum pengecatan agar permukaan kembali rata dan mulus.
Material ini berfungsi menutup penyok, goresan, serta ketidaksempurnaan pada bodi mobil. Namun, tidak semua dempul memiliki fungsi yang sama. Pemilihan jenis dempul harus disesuaikan dengan tingkat dan lokasi kerusakan agar hasil perbaikan maksimal.
Mengutip Sybon Paints, terdapat beberapa jenis dempul mobil yang umum digunakan di bengkel dan memiliki karakter berbeda. Berikut jenis-jenis dempul mobil sesuai kerusakan bodi.
1. Dempul Polyester
Dempul polyester merupakan jenis yang paling sering digunakan di bengkel. Terbuat dari resin polyester yang dicampur pengeras, dempul ini cocok untuk mengisi penyok sedang dan ketidaksempurnaan permukaan bodi secara umum. Keunggulannya mudah diamplas, cepat kering, dan harganya relatif terjangkau.
2. Dempul Fiberglass
Dempul fiberglass mengandung serat fiberglass sehingga memiliki kekuatan dan daya tahan lebih tinggi. Jenis ini cocok digunakan pada area bodi yang mengalami kerusakan parah, berlubang, atau membutuhkan penguatan struktural sebelum proses finishing.
3. Dempul Logam
Dempul logam mengandung partikel metal untuk memberikan kekuatan ekstra. Selain tahan panas, jenis ini juga lebih tahan terhadap karat. Dempul logam biasanya digunakan pada bagian tertentu seperti panel ruang mesin atau sasis yang mengalami kerusakan.
4. Glazing dan Spot Putty
Jenis dempul ini digunakan sebagai lapisan akhir. Fungsinya bukan untuk menutup penyok besar, melainkan menghaluskan goresan kecil, pori-pori, atau bekas amplas sebelum proses pengecatan. Aplikasi glazing atau spot putty dilakukan setelah dempul utama sudah rata.
5. Dempul Buatan
Dempul buatan terbuat dari campuran nitroselulosa dan resin akrilik. Jenis ini umumnya digunakan untuk mengisi goresan tipis di permukaan bodi dan tidak disarankan untuk kerusakan berat.
Pemilihan dempul yang tepat harus mempertimbangkan ukuran serta lokasi kerusakan bodi mobil.
Warna dempul, seperti hijau atau kuning, biasanya mencerminkan karakter kekuatan dan fungsi aplikasi yang berbeda. Kesalahan memilih dempul dapat memengaruhi daya tahan hasil pengecatan. (*)
