Rabu, 28 Januari 2026

Kenali Fungsi Sistem Imun, Garda Terdepan Tubuh Melawan Penyakit

Berita Terkait

Batampos – Sistem imun merupakan pertahanan alami tubuh yang berperan penting dalam melindungi tubuh manusia dari serangan penyakit. Mulai dari flu biasa hingga infeksi serius seperti TBC atau kanker, sistem imun bekerja tanpa henti untuk mendeteksi dan menghancurkan ancaman yang masuk ke dalam tubuh, 24 jam sehari.

ILUSTRASI sistem imun tubuh menangkis virus dan bakteri yang mau masuk ke tubuh. F Getty Image via Pfizer

Lantas, bagaimana sistem imun bekerja dan mengapa fungsinya sangat penting bagi tubuh? Imun tubuh terdiri dari organ, sel, dan protein khusus yang bekerja sama untuk melindungi tubuh dari zat asing seperti virus, bakteri, jamur, dan parasit. Komponen utama sistem imun mencakup:

  • Sel darah putih (leukosit)
  • Kelenjar getah bening
  • Sumsum tulang
  • Limpa dan timus
  • Antibodi dan sistem komplemen

BACA JUGA:
Ilmiah, Ini Tujuh Cara Alami Meningkatkan Sistem Imun Tubuh

Menurut Johns Hopkins University, sistem imun bekerja seperti pasukan militer yang memiliki tugas pengawasan, deteksi, dan penghancuran musuh (patogen) yang masuk ke tubuh. Ada pun fungsi utamanya, yakni:

  1. Mendeteksi dan Mengidentifikasi Ancaman. Sistem imun memiliki kemampuan mengenali zat asing (antigen) dan membedakannya dari jaringan tubuh sendiri. Saat mendeteksi patogen, sistem imun akan segera memberi sinyal kepada sel-sel pertahanan untuk bereaksi.
  1. Menyerang dan Menghancurkan Patogen. Sel-sel seperti makrofag dan limfosit T langsung bertindak dengan menghancurkan virus atau bakteri yang masuk. Sementara itu, sel B akan menghasilkan antibodi spesifik yang menempel pada patogen dan menandainya untuk dihancurkan.
  1. Membentuk Memori Imun. Setelah tubuh melawan infeksi, sistem imun membentuk sel memori yang dapat mengenali patogen serupa di masa depan. Inilah prinsip dasar di balik vaksinasi.
  1. Mencegah Infeksi Berulang. Dengan adanya memori imun, tubuh menjadi lebih cepat merespons saat terpapar kembali oleh patogen yang sama. Hal ini menjelaskan mengapa seseorang yang pernah terinfeksi suatu penyakit, seperti cacar air, biasanya tidak akan mengalaminya lagi. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Update