Rabu, 4 Maret 2026

Ini 8 Olahraga yang Aman Dilakukan saat Puasa, Tak Perlu Takut Lemas

Berita Terkait

ILUSTRASI bersepeda. (Instagram/@fotogowes_sub)

batampos – Puasa bukan alasan untuk berhenti berolahraga. Meski tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama berjam-jam, aktivitas fisik tetap penting untuk menjaga kesehatan jantung, memperkuat otot dan tulang, serta mempertahankan metabolisme agar tetap stabil.

Banyak orang khawatir olahraga saat puasa bisa memicu lemas atau dehidrasi. Kekhawatiran tersebut wajar, namun sebenarnya dapat diantisipasi dengan memilih jenis olahraga yang tepat serta memperhatikan waktu pelaksanaannya.

Dengan pengaturan yang sesuai, olahraga justru membantu tubuh tetap segar dan suasana hati lebih stabil selama menjalankan ibadah Ramadhan.

Sejumlah sumber kesehatan seperti Halodoc dan Alodokter menyebutkan bahwa olahraga ringan hingga sedang tetap aman dilakukan saat puasa, selama intensitasnya disesuaikan dengan kondisi tubuh. Waktu terbaik biasanya menjelang berbuka atau setelah berbuka puasa.

Berikut ini adalah delapan jenis olahraga yang bisa menjadi pilihan selama menjalankan puasa Ramadan:

1. Jalan Cepat

Jalan cepat termasuk olahraga ringan yang mudah dilakukan di mana saja, mulai dari lingkungan rumah hingga taman kota. Aktivitas ini membantu menjaga kesehatan jantung, memperkuat otot, dan meningkatkan daya tahan tubuh tanpa menguras energi berlebihan. Durasi idealnya sekitar 20–30 menit menjelang berbuka.

2. Bersepeda Sore Hari

Bersepeda dengan intensitas ringan dapat membantu melancarkan sirkulasi darah dan menjaga kebugaran jantung. Pilih waktu sore menjelang berbuka agar tubuh bisa segera mendapatkan asupan cairan setelah selesai berolahraga.

3. Bowling

Bowling memang terlihat santai, tetapi tetap melibatkan koordinasi, keseimbangan, dan kekuatan otot tangan. Aktivitas ini tergolong ringan sehingga aman dilakukan saat energi sedang terbatas.

4. Latihan Beban Ringan

Latihan beban membantu mempertahankan massa otot dan kepadatan tulang. Gunakan beban ringan hingga sedang dan hindari repetisi berlebihan. Latihan ini bisa dilakukan setelah berbuka agar tubuh memiliki energi yang cukup.

5. Joging

Joging memiliki intensitas lebih tinggi dibanding jalan santai, namun tetap aman jika dilakukan dalam durasi pendek, sekitar 15–20 menit. Manfaatnya antara lain meningkatkan kesehatan jantung serta membantu meredakan stres melalui pelepasan hormon endorfin. Waktu terbaik adalah sore hari atau setelah berbuka.

6. Yoga

Yoga menjadi pilihan populer saat puasa karena gerakannya cenderung tenang dan tidak menguras banyak energi. Selain meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan, yoga juga efektif membantu relaksasi serta mengurangi stres selama menjalani aktivitas harian di bulan Ramadhan.

7. Pilates

Pilates berfokus pada kekuatan inti dan postur tubuh. Intensitasnya yang ringan membuat olahraga ini cocok dilakukan saat energi terbatas. Selain menjaga kebugaran, pilates juga membantu memperbaiki keseimbangan dan koordinasi tubuh.

8. Senam Ringan

Gerakan sederhana dalam senam ringan selama 20–30 menit sudah cukup untuk menjaga tubuh tetap aktif. Aktivitas ini aman dilakukan saat puasa karena tidak membutuhkan energi besar, tetapi tetap efektif menjaga kebugaran. (*)

ReporterJPGroup

Update