Jumat, 6 Februari 2026

Ini 5 Dampak Kopi Berlebihan dalam Gaya Hidup Konsumtif Gen Z

Berita Terkait

Ilustrasi minum kopi (instagram/buzzbeans1)

batampos – Kopi telah menjadi minuman yang banyak digemari oleh generasi muda saat ini. Umumnya, kopi dikonsumsi untuk menemani waktu santai, mencegah rasa kantuk, hingga meningkatkan fokus.

Namun, pada era gen Z, kopi mengalami transformasi lebih dari sekadar minuman. Dilansir dari Journal of Social and Economics, gen Z yang tumbuh di era digital telah menjadikan kopi sebagai identitas dan gaya hidup.

Hal tersebut disebabkan oleh maraknya tren serta budaya nongkrong yang melekat dengan aktivitas minum kopi, sehingga menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, terdapat efek samping yang buruk jika gaya hidup tersebut dilakukan secara berlebihan. Yuk simak dampak negatif dari konsumsi kopi berlebih agar kamu bisa memberi batasan:

1. Gangguan Tidur

Jika dikonsumsi dalam jumlah besar, kafein dalam kopi dapat merusak pola tidurmu. Dengan demikian, kamu akan kekurangan waktu istirahat dan berdampak pada produktivitas sehari-hari.

Selain itu, jam tidur yang berantakan juga bisa memicu berbagai penyakit, seperti penurunan daya tahan tubuh, gangguan jantung, hingga gangguan mental.

2. Detak Jantung Tidak Terkontrol

Konsumsi kopi secara berlebihan dapat mempengaruhi ritme dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Dikutip dari artikel Siloam Hospitals, kandungan kafein pada kopi dapat merangsang kelenjar adrenal untuk menciptakan hormon adrenalin, sehingga kotraksi jantung dan tekanan darah semakin meningkat.

3. Ketergantungan Kafein

Berdasarkan informasi dari laman columbiaasia.co.id, zat kafein dapat meningkatkan toleransi tubuh terhadap stimulasi yang diberikan, sehingga kamu akan ketergantungan untuk memimun kopi secara rutin.

Akibatnya, ketika secara tiba-tiba kamu diharuskan untuk berhenti atau mengurangi konsumsi kopi, tubuh akan memberikan respon yang buruk, seperti sakit kepala, kelelahan, perubahan mood, hingga kesulitan konsentrasi.

4. Kecemasan

Tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, meminum kopi secara berlebihan juga dapat memicu gangguan kecemasan, kegelisahan, hingga serangan panik.

Hal tersebut disebabkan oleh sifat stimulan dari kafein yang mampu meningkatkan aktivitas sistem saraf pusat dan pelepasan hormon stress.

5. Gangguan Pencernaan

Bagi beberapa orang yang memiliki pencernaan sensitif, kopi dapat memicu banyak gangguan, seperti iritasi pada lambung, mual, maag, hingga GERD.

Efek tersebut akan semakin parah jika kamu mengonsumsi kopi dalam keadaan perut yang kosong.

Jika mengalami gejala-gejala di atas hingga ketergantungan, cobalah untuk mengurangi konsumsi kopi secara bertahap.

Sesekali, secangkir kopi bisa diganti dengan teh herbal, jus, air putih, ataupun minuman sehat lainnya. (*)

SourceJPGroup

Update