Sabtu, 13 Juni 2026

Ingin Punya Tas Branded dan Jam Mewah? Lelang Bisa Diikuti dari Instagram

Berita Terkait

Ilustrasi berbagai tas branded preloved. (Dok/JawaPos.com)

batampos – Minat masyarakat terhadap barang mewah preloved terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Di tengah tren berburu produk premium dengan harga yang lebih kompetitif, berbagai cara baru bermunculan untuk mendekatkan koleksi tas branded, jam tangan mewah, hingga perhiasan kepada lebih banyak kalangan.

“Barang mewah seharusnya tidak hanya menjadi milik segelintir orang,” ujar Silvia Lie, pendiri deGaiya yang akrab disapa Lady Gaiya.

Melihat perkembangan pasar tersebut, deGaiya menghadirkan program lelang rutin yang dapat diikuti langsung melalui Instagram. Mulai sekarang, sesi bidding digelar setiap Senin dan Kamis melalui akun @degaiya.id, menghadirkan beragam koleksi pilihan mulai dari tas Hermès, jam tangan Rolex, perhiasan, hingga aksesori fashion premium lainnya.

Konsep yang diusung terbilang sederhana. Peserta cukup mengikuti akun Instagram deGaiya, memberikan tanda suka pada unggahan lelang yang sedang berlangsung, kemudian mengajukan penawaran sesuai mekanisme yang telah ditentukan. Seluruh proses berlangsung melalui platform media sosial yang sudah akrab digunakan sehari-hari.

Menurut Silvia, program ini dirancang untuk menciptakan pengalaman berburu barang mewah yang lebih terbuka dan menyenangkan. Ia ingin menghadirkan ruang yang memungkinkan lebih banyak orang mendapatkan luxury item impian mereka melalui proses yang transparan.

Pemilihan Instagram sebagai media lelang juga dilakukan karena dinilai mampu menghadirkan interaksi yang lebih hidup dibandingkan transaksi konvensional. Peserta dapat mengikuti perkembangan penawaran secara langsung, berinteraksi dengan komunitas, sekaligus merasakan dinamika persaingan hingga batas waktu lelang berakhir.

Tren barang mewah preloved sendiri sedang berada dalam fase pertumbuhan yang menarik di Indonesia. Semakin banyak konsumen yang melihat tas branded dan jam tangan premium sebagai aset yang memiliki nilai jangka panjang.

Di saat yang sama, generasi kolektor muda mulai memandang pasar sekunder sebagai alternatif yang menarik untuk memperoleh produk-produk eksklusif yang sulit ditemukan di toko resmi.

Kondisi tersebut membuat permintaan terhadap barang-barang premium bekas pakai dengan kondisi terawat terus meningkat. Beberapa produk dari merek tertentu bahkan memiliki daya tarik tinggi karena jumlah produksinya terbatas atau sudah tidak lagi dipasarkan secara resmi.

Di tengah perkembangan itu, deGaiya menempatkan aspek kurasi sebagai salah satu fokus utama. Setiap barang yang ditawarkan kepada publik disebut telah melalui proses seleksi terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam katalog lelang, guna menjaga kepercayaan konsumen di segmen barang mewah preloved.

Lebih dari sekadar transaksi jual beli, program lelang ini juga diarahkan untuk membangun komunitas pecinta luxury fashion. Melalui pertemuan rutin dua kali dalam sepekan, peserta dapat mengikuti perkembangan tren, berdiskusi, sekaligus berburu koleksi incaran dalam satu ekosistem yang sama.

Bagi masyarakat yang baru ingin memasuki pasar barang mewah, model lelang seperti ini menjadi alternatif menarik. Kesempatan mendapatkan harga yang lebih kompetitif, proses penawaran yang terbuka, serta akses yang mudah melalui media sosial menjadi daya tarik yang terus mendorong minat terhadap segmen luxury preloved.

Jadwal lelang, syarat dan ketentuan, serta katalog barang yang akan ditawarkan dapat dipantau melalui akun Instagram @degaiya.id maupun situs resminya. (*)

ReporterJPGroup

Update