
batampos – Virus Influenza A kembali merebak di sejumlah wilayah Asia Tenggara dan menjadi perhatian tenaga kesehatan. Penyakit ini menimbulkan gejala yang mirip dengan COVID-19, sehingga banyak masyarakat kesulitan membedakan keduanya.
Dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Influenza A adalah salah satu jenis virus flu yang dapat menginfeksi manusia maupun hewan. Wabahnya biasanya meningkat saat musim hujan atau masa peralihan cuaca.
Meski memiliki gejala serupa, Influenza A dan COVID-19 disebabkan oleh virus yang berbeda. Influenza A berasal dari virus influenza tipe A, sedangkan COVID-19 disebabkan oleh virus SARS-CoV-2.
Berikut perbedaan gejala Influenza A dan COVID-19 menurut CDC:
1. Demam
Influenza A umumnya menyebabkan demam selama 3–4 hari, sedangkan COVID-19 dapat berlangsung lebih lama.
2. Batuk dan sakit tenggorokan
Keduanya dapat menimbulkan batuk kering berkepanjangan disertai sakit tenggorokan.
3. Hidung tersumbat
Gejala ini umum terjadi pada keduanya dan bisa menyebabkan gangguan penciuman sementara.
4. Kelelahan dan nyeri otot
Tubuh terasa lemas dan nyeri, terutama di bagian punggung dan sendi.
5. Sakit kepala
Kedua virus sama-sama dapat memicu sakit kepala ringan hingga berat.
6. Mual, muntah, dan diare
Gejala ini lebih sering muncul pada anak-anak dibandingkan orang dewasa.
7. Kehilangan rasa atau bau
Jarang terjadi pada Influenza A, tetapi sering ditemukan pada COVID-19.
8. Waktu inkubasi
Influenza A: 1–4 hari.
COVID-19: 2–14 hari.
Meski gejalanya hampir sama, tes diagnosis laboratorium tetap diperlukan untuk memastikan infeksi yang terjadi. Pemeriksaan dini sangat penting agar pasien mendapatkan penanganan tepat dan mencegah penularan ke orang lain.
Reporter: Juliana Belence
