Selasa, 3 Februari 2026

Industri Otomotif Tertekan, Aumovio Rencanakan PHK Global hingga 4.000 Pekerja

Berita Terkait

Aumovio PHK ribuan karyawan di tengah lesunya industri otomotif. F. x.com/AutoNewsEurope.

batampos – Pemasok teknologi otomotif global Aumovio mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga 4.000 pekerja di berbagai negara. Langkah ini menjadi sinyal tekanan serius yang tengah melanda rantai pasok industri otomotif global.

Aumovio, perusahaan spin-off dari Continental AG, menyampaikan rencana tersebut melalui pernyataan resmi pada Selasa (27/1). Pemangkasan tenaga kerja difokuskan pada unit penelitian dan pengembangan (R&D).

Perusahaan menargetkan penurunan porsi biaya R&D menjadi di bawah 10 persen dari pendapatan pada 2027, sebagai bagian dari strategi efisiensi dan peningkatan daya saing.

“Langkah ini diambil sebagai respons terhadap tantangan lingkungan pasar, demi menjaga posisi kompetitif perusahaan di sektor otomotif global,” ujar CEO Aumovio Philipp von Hirschheydt, dikutip dari Finanzwire, Selasa (3/2).

Aumovio menyatakan akan memusatkan investasi pada teknologi bernilai tambah tinggi, seperti kendaraan berbasis perangkat lunak, mobilitas otonom, serta sistem pengereman elektronik.

Rencana pemangkasan pekerjaan dijadwalkan rampung sebagian besar pada akhir 2026. PHK akan mencakup sejumlah lokasi operasional Aumovio di Jerman, India, Singapura, Rumania, Serbia, dan Meksiko.

Di Jerman, pengurangan tenaga kerja diperkirakan mencapai ratusan karyawan di beberapa pusat pengembangan utama. Manajemen perusahaan menegaskan proses pemangkasan akan dilakukan secara bertanggung jawab secara sosial.

Sebagai langkah mitigasi, Aumovio berencana meluncurkan program pengunduran diri sukarela di Jerman mulai awal Maret 2026. Perusahaan juga tengah berdialog dengan perwakilan karyawan untuk mencari alternatif yang dapat menekan dampak PHK.

Rencana PHK ini muncul di tengah tekanan luas terhadap pemasok otomotif global. Pelemahan permintaan di pasar utama seperti Eropa, serta meningkatnya persaingan dari produsen Asia, disebut menjadi faktor utama.

Aumovio resmi dipisahkan dari Continental pada 2025 dan sejak itu menjalani restrukturisasi organisasi guna menjadi perusahaan yang lebih lincah dalam menghadapi perubahan cepat industri otomotif.

Langkah pemangkasan tenaga kerja dipandang sebagai bagian dari strategi jangka panjang Aumovio untuk mempertahankan daya saing dan fokus pada teknologi otomotif masa depan. (*)

Update