Minggu, 15 Maret 2026

Google Maps Punya Navigasi 3D Realistis Berbasis AI, Makin Canggih

Berita Terkait

Ilustrasi tampilan terbaru Google Maps dengan integrasi AI Gemini AI yang menghadirkan navigasi 3D lebih realistis. Sumber gambar: x.com/rushlane.

batampos – Google resmi mengumumkan pembaruan besar pada aplikasi Google Maps. Update ini disebut sebagai perubahan terbesar dalam lebih dari satu dekade karena menghadirkan integrasi kecerdasan buatan (AI) melalui teknologi Gemini AI serta sistem navigasi baru yang lebih realistis dan interaktif.

Pembaruan tersebut menandai transformasi Google Maps dari sekadar aplikasi penunjuk arah menjadi asisten perjalanan pintar yang mampu membantu pengguna menemukan tempat, merencanakan rute, hingga menjawab berbagai pertanyaan secara langsung di dalam aplikasi.

Salah satu fitur utama dalam pembaruan ini adalah “Ask Maps”, teknologi berbasis AI yang memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan kompleks menggunakan bahasa sehari-hari.

Melalui fitur tersebut, pengguna dapat meminta rekomendasi lokasi atau informasi perjalanan dengan cara yang lebih natural. Misalnya mencari tempat untuk mengisi daya ponsel tanpa antre atau menemukan fasilitas olahraga yang buka hingga malam hari.

Sistem AI kemudian akan memberikan jawaban yang dipersonalisasi berdasarkan data lokasi, ulasan pengguna, serta preferensi perjalanan.

Selain Ask Maps, Google juga memperkenalkan fitur Immersive Navigation yang membawa perubahan besar pada tampilan navigasi.

Fitur ini menghadirkan peta tiga dimensi dengan visual bangunan, jalan layang, lampu lalu lintas hingga penyeberangan jalan yang lebih detail.

Tampilan tersebut dirancang agar pengguna dapat memahami kondisi rute secara lebih jelas sebelum mencapai persimpangan atau titik penting lainnya.

Google menyebut sistem navigasi baru ini memanfaatkan data dari Google Street View dan citra udara yang dianalisis menggunakan teknologi AI sehingga lingkungan sekitar dapat ditampilkan secara lebih realistis.

Fitur Ask Maps mulai diluncurkan secara bertahap di Amerika Serikat dan India untuk perangkat Android dan iOS.

Sementara itu, Immersive Navigation akan tersedia lebih dulu di Amerika Serikat sebelum diperluas ke berbagai negara lain.

Fitur tersebut juga direncanakan hadir pada platform kendaraan seperti Android Auto dan Apple CarPlay.

Dengan integrasi kecerdasan buatan dan visualisasi navigasi yang semakin canggih, Google berharap Google Maps dapat menjadi lebih dari sekadar peta digital, melainkan asisten perjalanan yang membantu pengguna merencanakan perjalanan secara lebih mudah, cepat, dan akurat. (*)

SourceThe Verge

Update