
batampos – Produsen otomotif asal Amerika Serikat, Ford Motor Company, mengumumkan penarikan besar-besaran terhadap sekitar 4,3 hingga 4,4 juta kendaraan di Amerika Serikat. Penarikan atau recall ini dipicu kesalahan perangkat lunak pada modul trailer yang berpotensi memengaruhi fungsi rem dan lampu pada trailer yang ditarik kendaraan.
Laporan tersebut telah disampaikan Ford kepada National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), sebagaimana dikutip dari Car and Driver, Senin (2/3).
Masalah terletak pada komponen bernama Integrated Trailer Module (ITRM), yakni sistem yang menghubungkan kendaraan dengan trailer. Gangguan perangkat lunak menyebabkan modul kehilangan komunikasi dengan sistem kendaraan saat proses awal kendaraan dinyalakan.
Akibatnya, lampu rem, lampu sein, hingga sistem pengereman trailer pada beberapa varian bisa tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Kondisi ini dikategorikan sebagai race condition dalam sistem perangkat lunak.
Jika fungsi lampu atau rem trailer tidak bekerja, risiko kecelakaan dapat meningkat karena kendaraan lain tidak menerima sinyal visual yang semestinya.
Penarikan ini mencakup sejumlah model populer, di antaranya: Ford F-150, Ford F-250 Super Duty, Ford Maverick, Ford Ranger, Ford Expedition, Lincoln Navigator dan Ford E-Transit.
Ford menyatakan hingga saat ini belum ada laporan kecelakaan, cedera, maupun kebakaran yang dikonfirmasi akibat masalah tersebut. Namun, tercatat ratusan klaim garansi yang diduga berkaitan dengan cacat perangkat lunak ini.
Sebagai langkah perbaikan, Ford akan melakukan pembaruan perangkat lunak secara over the air (OTA) untuk sebagian besar kendaraan terdampak mulai Maret hingga Mei 2026.
Selain itu, pemilik kendaraan juga dapat mendatangi dealer Ford atau Lincoln untuk melakukan pembaruan perangkat lunak secara gratis.
Pemberitahuan resmi kepada pemilik kendaraan dijadwalkan mulai dikirim melalui surat pada pertengahan Maret 2026. (*)
