Senin, 26 Januari 2026

Film “Para Perasuk” Wakili Indonesia di Sundance Film Festival 2026

Berita Terkait

Adegan dalam film “Para Perasuk” yang tampil di Sundance Film Festival 2026. F. x.com/FilmIndoSource.

batampos – Industri perfilman Indonesia kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Film Para Perasuk (Levitating) berhasil lolos seleksi dan tampil perdana di Sundance Film Festival 2026, salah satu festival film independen paling bergengsi di dunia.

Film garapan sutradara Wregas Bhanuteja tersebut terpilih sebagai salah satu dari 10 film internasional yang berkompetisi dalam kategori World Cinema Dramatic Competition, bersaing dengan karya-karya dari berbagai negara.

Sundance Film Festival 2026 berlangsung pada 22 Januari hingga 1 Februari 2026 di Park City dan Salt Lake City, Utah, Amerika Serikat.

Para Perasuk merupakan hasil kolaborasi produksi lintas negara yang melibatkan Indonesia, Singapura, Prancis, dan Taiwan. Film ini mengangkat kisah seorang pemuda bernama Bayu, yang hidup di tengah komunitas dengan tradisi unik, di mana praktik kerasukan menjadi bagian dari ritual dan perayaan lokal.

Bayu bercita-cita menjadi seorang shaman trance untuk menggalang dana demi menyelamatkan desanya dari ancaman penggusuran. Cerita film ini memadukan unsur spiritualitas, budaya lokal, dan konflik sosial dalam balutan narasi yang kuat.

Film ini dibintangi oleh Angga Yunanda, Maudy Ayunda, Anggun, Bryan Domani, Chicco Kurniawan, dan Indra Birowo. Maudy Ayunda juga berkontribusi sebagai pengisi lagu tema dengan merilis original soundtrack berjudul Aku yang Engkau Cari yang telah diluncurkan di platform streaming pada Senin (19/1).

Pemutaran perdana Para Perasuk di Sundance disebut mendapat sambutan hangat dari penonton internasional, termasuk standing ovation.

Film ini dinilai menonjol lewat penggunaan elemen musikal, eksplorasi emosi batin para karakter, serta penggambaran spiritualitas adat yang berpadu dengan isu modernitas dan kapitalisme.

Penampilan Para Perasuk di Sundance menjadi langkah penting dalam memperkenalkan budaya Indonesia kepada audiens global. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Tanah Air, meski tanggal rilis resminya belum diumumkan.(*)

Update