
batampos – Animasi legendaris asal Jepang dipastikan tidak lagi tayang di RCTI mulai akhir Desember 2025 hingga awal 2026.
Dilansir dari jawapos.com, jadwal resmi RCTI+ menunjukkan Doraemon hilang dari daftar acara, termasuk slot hari Minggu pagi yang menjadi ciri khasnya.
Doraemon akhirnya absen total dari RCTI semenjak tayang di RCTI sekitar 35 tahun lalu. Doraemon mulai tayang sejak 9 Desember 1990.
Kabar berhenti tayangan mulai dari pemangkasan jam tayang. Tanda itu membuat Doraemon harus berpamitan kepada penonton setianya.
Anime ini turut menjadi bagian dari kehidupan lintas generasi yang berkembang sampai sekarang. Kehadiran Doraemon menjadi rutinitas bagi penonton televisi Indonesia.
RCTI juga tak tadi menayangkan film layar lebar Doraemon terbaru. Baik serial rutin dan filmnya tidak pernah muncul.
Kartun favorit sepanjang masa ini diadaptasi dari manga karya Fujiko F. Fujio dan diproduksi oleh Shin-Ei Animation. Lisensi lokalnya distribusikan oleh ADK Indonesia dan Animation International Indonesia.
Belum ada pernyataan resmi dari pihak RCTI mengenai berhentinya penayangan Doraemon.
Mungkin adanya hak siar dan lisensi yang menjadi faktor berhentinya penayangan.
Bisa saja Doraemon akan kembali ke televisi dengan pemegang hak Doraemon serta perubahan kerja sama lisensi.
Perubahan digital juga menjadi faktor tayangan Doraemon bisa diakses di berbagai platform streaming.
Berbagai penggemar saat ini masih menunggu bahkan berharap Doraemon kembali tayang di televisi. Kepastian resmi dari RCTI maupun pemegang lisensi masih menunggu. (*)
