Kamis, 18 April 2024

Dokter Spesialis Kandungan dan Anak Sebut Air Galon Guna Ulang Aman Untuk Ibu Hamil dan Balita

Berita Terkait

Ilustrasi balita.

batampos – Dokter spesialis kandungan dan anak Alamsyah Aziz mengakui, hingga kini belum ada janin dari ibu hamil dan anak-anak balita yang terganggu kesehatannya karena mengkonsumsi air minum dalam kemasan (AMDK) galon guna ulang yang berbahan Polikarbonat (PC). Disebutkan, galon guna ulang Polikarbonat yang digunakan beberapa pelaku industri AMDK aman dikonsumsi.

Alasannya, BPA yang ditemukan di dalam air akibat luruhan dari kemasan galon ini sangat rendah sekali dan masih dalam batas ambang aman, baik itu yang sudah dikeluarkan BPOM sendiri (0,6 bpj) sesuai Peraturan Badan POM Nomor 20 Tahun 2019 tentang Kemasan Pangan maupun WHO. Jadi tidak perlu adanya revisi lagi.

“Aman sekali (air galon guna ulang) dan tidak berbahaya terhadap ibu hamil maupun janin,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya, jika pun ada BPA yang ditemukan di dalam air galon AMDK, itu adalah akibat luruhan dari kemasannya. Kadarnya juga kemungkinan sangat rendah sekali dan masih dalam batas ambang aman.

“Data-data yang kita temukan, 1.000 kali lebih aman dibanding batas ambang yang sudah ditentukan. Jadi, saya meminta untuk para ibu hamil agar tidak khawatir untuk mengonsumsi air dari galon guna ulang,” katanya.

Yang perlu diperhatikan itu, kata Alamsyah, para ibu harus lebih memperhatikan asupan gizinya ketika hamil. “Sebab, jika kebutuhan gizi ibu tidak terpenuhi, ia akan melahirkan outcome yang sangat berpengaruh pada bayi, sehingga bayi menjadi kecil. Gizi ibu yang buruk juga menyebabkan janin akan kehilangan peluang untuk memperoleh pembentukan otak yang optimal,” katanya.

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Kebidanan dan Kandungan lainnya, dr. H. Muh. Natsir Nugroho, Sp.OG, M.Kes, mengatakan janin dalam rahim ibu hamil membutuhkan makanan yang seimbang, baik protein, karbohidrat, dan lemaknya agar perkembangannya menjadi sehat. Kemudian dari minumnya, juga harus terjaga betul.

“Kalau mau minum jangan minuman mentah tapi minum air yang sudah matang. Air yang terlalu tinggi iodiumnya juga tidak boleh dikonsumsi ibu hamil karena bisa mempengaruhi kesehatan janin dalam kandungannya,” kata dia.

Jaid, menurutnya, air minum yang paling aman untuk kesehatan janin adalah air minum dalam kemasan. Hal itu disebabkan air mineral kemasan itu rasanya itu sudah dikontrol oleh laboratorium pabrik dan laboratorium kesehatan. “Jadi, yang mengatakan air minum kemasan galon isi ulang itu membahayakan kesehatan itu tidak benar sama sekali. Sejauh ini, belum ada kasus yang terjadi di masyarakat yang membenarkan hal itu. Itu cuma mitos saja,” ujarnya.

Selain faktor makanan dan minuman, yang bisa mempengaruhi kesehatan janin dalam kandungan itu adalah faktor lingkungan yang tidak membuat ibunya menjadi stress. Kemudian juga faktor kesehatan ibunya sendiri.

Natsir mencontohkan seorang ibu yang menderita diabetes. Menurutnya, jika ibunya tidak menjaga gizi makanan seimbang, maka dari dalam kandungan pun bayi sudah bisa mengalami obesitas. “Bayi yang dilahirkan beratnya bisa mencapai 6 kilo atau 6,5 kilo,” kata dia. (*)

Reporter: JP Group

Update