
batampos – Desainer muda Indonesia Barbie Awliya membawa wastra Nusantara ke panggung mode internasional melalui peluncuran koleksi batik terbarunya bertajuk Batik Surya Majapahit. Koleksi tersebut diperkenalkan lewat label LuxieDiandra dalam sebuah acara eksklusif di Le Drugstore by Éric Frechon, Paris, bertepatan dengan momen Natal, Kamis (25/12).
Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan batik Indonesia ke pasar Eropa. Koleksi Surya Majapahit terinspirasi dari kemegahan Kerajaan Majapahit serta kekayaan batik khas Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur.
“Batik Surya Majapahit saya persembahkan sebagai bentuk cinta pada sejarah dan budaya Indonesia. Saya ingin batik tidak hanya dilihat sebagai busana, tetapi juga sebagai cerita peradaban yang bisa dinikmati lintas bangsa,” ujar Barbie Awliya.
Baca Juga: Intip Tren Tas 2026, Gaya Vintage dan Motif Hewan Makin Digemari
Motif surya menjadi benang merah koleksi ini. Motif tersebut dimaknai sebagai simbol kekuatan, persatuan, dan pencerahan, yang merepresentasikan masa keemasan peradaban Nusantara. Sentuhan Surya Prada menghadirkan aksen kilau mewah tanpa menghilangkan ruh tradisi batik.
Setiap helai kain menampilkan simbol-simbol Majapahit, mulai dari pola matahari hingga elemen arsitektur candi yang khas. Palet warna lembut dipadukan dengan detail berkarakter kuat, menciptakan kesan elegan sekaligus sarat makna budaya.
Koleksi ini juga menjadi bentuk penghormatan personal Barbie Awliya terhadap akar leluhurnya di Trowulan. Nasionalisme yang dibalut dalam karya fesyen mendorongnya terus berinovasi tanpa meninggalkan identitas budaya Jawa Timur.
Baca Juga: Brigitte Bardot Berpulang, Warisan Film dan Aktivisme Dikenang Dunia
“Banyak orang belum tahu bahwa Trowulan memiliki batik yang sangat cantik dan bersejarah. Melalui koleksi ini, kami ingin mengangkat akar budaya Jawa Timur dan memperkenalkannya ke dunia,” ungkap Barbie.
Tak hanya menonjolkan sisi estetika, Surya Majapahit juga membawa pesan kuat tentang batik sebagai warisan identitas bangsa. Dengan penggunaan bahan premium dan teknik pewarnaan alami, koleksi ini menunjukkan bahwa heritage fashion dapat bertransformasi menjadi gaya hidup modern tanpa kehilangan jati diri.
Pemilihan Le Drugstore by Éric Frechon sebagai lokasi peluncuran dinilai tepat. Restoran prestisius di jantung Paris itu dikenal dengan atmosfernya yang sophisticated, selaras dengan karakter koleksi yang anggun dan berkelas. Acara dikemas secara intim dan dihadiri pelaku fesyen, penikmat seni, serta tamu internasional.
Baca Juga: Satu Buah Pisang Bisa Atasi 8 Masalah Kesehatan
Sebagai bentuk apresiasi, Barbie Awliya juga menyiapkan doorprize berupa berlian dan batu permata asli Indonesia. Langkah ini menjadi cara halus memperkenalkan kekayaan alam Nusantara kepada para tamu.
“Ini bukan soal kemewahan, tetapi tentang membuktikan bahwa Indonesia memiliki warisan alam dan budaya yang sama berharganya,” kata Barbie.
Lebih dari sekadar peluncuran koleksi, agenda tersebut menjadi bukti bahwa karya desainer muda Indonesia mampu mengharumkan nama bangsa di kancah global. Dari Paris, Batik Surya Majapahit kembali memancarkan cahaya Nusantara sebagai kado Natal sekaligus penanda kehadiran Indonesia di panggung mode dunia. (*)
