
batampos – Bekerja di depan layar monitor atau laptop sering membuat orang tidak memperhatikan postur duduk yang benar. Padahal, postur tubuh saat duduk sangat penting untuk dijaga.
Postur duduk yang buruk dapat menimbulkan nyeri leher, punggung, dan bahu. Jika duduk terlalu lama, tubuh juga akan terasa kaku.
Dikutip dari Integrehab, berikut dampak kesehatan yang bisa terjadi akibat postur duduk yang salah:
1. Nyeri dan ketegangan otot sendi. Stres pada otot leher, punggung, dan bahu dapat memicu nyeri kronis.
2. Sirkulasi darah terganggu. Duduk lama bisa memperlambat aliran darah, memicu varises, pembengkakan, hingga risiko bekuan darah.
3. Gangguan pernapasan. Posisi membungkuk menekan diafragma, mengurangi kapasitas paru hingga 30%, dan membuat sulit bernapas dalam.
4. Masalah pencernaan. Tekanan pada organ pencernaan dapat menyebabkan sembelit, metabolisme lambat, hingga refluks asam lambung.
5. Gangguan saraf. Ketidaksejajaran tulang belakang dapat menjepit saraf, memicu mati rasa, kesemutan, hingga sindrom carpal tunnel.
6. Kelainan tulang belakang. Duduk salah bisa mengubah lekukan alami tulang belakang, menimbulkan kifosis, lordosis, atau skoliosis.
7. Gangguan fungsi pelvic. Postur slouching meningkatkan tekanan pada kandung kemih dan pelvic floor, berisiko inkontinensia.
Untuk mencegah dampak jangka panjang, pakar merekomendasikan menjaga postur duduk dengan cara mengambil jeda bergerak, berganti posisi, serta menyesuaikan monitor dan keyboard agar bahu serta lengan tetap rileks.
Duduk lebih ke belakang di kursi agar punggung tersangga penuh juga menjadi langkah sederhana namun penting demi menjaga kesehatan tulang dan otot. (*)
Reporter: Juliana Belence
