Jumat, 23 Januari 2026

Daftar Makanan Fermentasi Kaya Probiotik, Baik untuk Pencernaan dan Imunitas

Berita Terkait

Ilustrasi tempe
Tempe, salah satu makanan sehat hasil fermentasi. F. Jawa Pos.

Batam – Gaya hidup sehat semakin populer dengan banyaknya pilihan makanan alami. Salah satunya adalah makanan fermentasi yang dikenal kaya probiotik dan bermanfaat bagi pencernaan.

Makanan fermentasi dihasilkan melalui proses alami yang melibatkan bakteri baik. Selain membantu pengawetan bahan pangan, makanan ini juga memberi cita rasa khas serta mendukung kesehatan tubuh.

Berikut 10 makanan fermentasi yang direkomendasikan, dikutip dari Healthline:

1. Tempe
Makanan asal Indonesia hasil fermentasi kacang kedelai dengan jamur Rhizopus sp. Tempe kaya protein dan mendukung penurunan berat badan.

2. Kimchi
Kubis yang difermentasi dengan bumbu khas Korea. Kimchi meningkatkan keanekaragaman mikrobioma, melawan peradangan, serta menjaga kesehatan jantung dan kolesterol.

3. Miso
Pasta fermentasi kedelai dengan beras atau barley yang populer di Jepang. Mengandung enzim, probiotik, dan memberikan rasa umami yang membantu keseimbangan mikroba usus.

4. Tape
Olahan singkong rebus yang difermentasi dengan ragi 2–3 hari. Tape dapat mengurangi gangguan pencernaan, terutama di awal menstruasi.

5. Yogurt
Produk susu fermentasi dengan Lactobacillus bulgaricus atau Streptococcus thermophilus. Yogurt membantu pencernaan, meningkatkan imun, dan cocok untuk yang sedikit intoleran laktosa.

6. Acar
Sayuran difermentasi secara tradisional seperti lobak, timun, dan sayuran daun. Acar menyediakan bakteri asam laktat yang bermanfaat untuk pencernaan dan daya tahan usus.

7. Tauco
Bumbu hasil fermentasi kacang kedelai dengan jamur Rhizopus oryzae. Tauco kaya probiotik dan memberi rasa umami yang khas.

8. Kombucha
Teh fermentasi dengan kultur simbiosis bakteri dan ragi (SCOBY). Mengandung probiotik yang membantu detoksifikasi dan pencernaan, meski perlu diperhatikan kadar gulanya.

9. Natto
Kedelai fermentasi asal Jepang dengan Bacillus subtilis. Natto kaya vitamin K2 yang baik untuk tulang dan pembuluh darah, serta mengandung enzim nattokinase untuk kesehatan jantung.

10. Keju
Produk fermentasi susu dengan bakteri. Keju mengandung omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan otak, jantung, mata, dan pembuluh darah.

Makanan fermentasi menjadi sumber probiotik alami yang baik untuk tubuh. Namun, konsumsinya tetap harus seimbang agar manfaat optimal.

Pilihlah produk alami tanpa bahan tambahan berlebih. Menjadikan makanan fermentasi sebagai bagian menu harian bukan sekadar tren, tetapi investasi jangka panjang untuk tubuh lebih sehat. (*)

Update