Jumat, 2 Januari 2026

ChatGPT Lebih Aman, OpenAI Terapkan Deteksi Usia Pengguna

Berita Terkait

F. OpenAI

batampos – OpenAI mengumumkan pengembangan sistem prediksi usia otomatis untuk meningkatkan keamanan penggunaan ChatGPT, khususnya bagi anak dan remaja. Melalui sistem ini, pengalaman pengguna akan disesuaikan berdasarkan perkiraan usia, apakah di bawah atau di atas 18 tahun.

Langkah tersebut diumumkan OpenAI sebagai bagian dari Teen Safety Blueprint, sebuah kerangka keselamatan yang dirancang untuk melindungi anak dan remaja saat menggunakan teknologi kecerdasan buatan, termasuk ChatGPT.

OpenAI menjelaskan sistem prediksi usia jangka panjang ini akan menilai perkiraan usia pengguna berdasarkan pola penggunaan serta data interaksi dengan ChatGPT. Penilaian dilakukan tanpa harus meminta pengguna menyatakan usia secara langsung.

Apabila sistem mendeteksi pengguna diperkirakan berusia di bawah 18 tahun, maka ChatGPT secara otomatis akan mengarahkan pengguna ke pengalaman dengan perlindungan khusus. Dalam mode ini, konten sensitif dan fitur yang tidak sesuai usia akan diblokir.

Sementara itu, jika sistem belum dapat memastikan usia pengguna atau data yang tersedia tidak cukup, ChatGPT akan mengambil pendekatan paling aman dengan membatasi akses ke sejumlah fitur dewasa untuk sementara waktu.

OpenAI menilai remaja merupakan kelompok pengguna AI yang sangat aktif dan memiliki kebutuhan berbeda dibandingkan pengguna dewasa. Oleh karena itu, perlindungan tambahan diperlukan untuk mencegah paparan terhadap konten sensitif, termasuk materi dewasa atau diskusi yang berpotensi berbahaya.

Pengembangan sistem ini menjadi respons atas meningkatnya kebutuhan perlindungan bagi pengguna muda sekaligus bagian dari upaya OpenAI dalam menerapkan teknologi kecerdasan buatan yang bertanggung jawab.

Sebelumnya, OpenAI juga telah merilis fitur kontrol orang tua yang memungkinkan akun orang tua terhubung dengan akun remaja. Fitur tersebut memungkinkan pemantauan pengalaman penggunaan ChatGPT berdasarkan kategori usia.

Selain itu, OpenAI turut mempertimbangkan penerapan metode verifikasi usia manusia guna memastikan pengguna dewasa dapat mengakses fitur secara penuh. Di sejumlah wilayah, pengguna kemungkinan akan diminta melakukan verifikasi identitas untuk membuka akses penuh ke fitur tertentu.

Meski sistem prediksi usia ini masih dalam tahap pengembangan dan uji coba, OpenAI menegaskan bahwa keselamatan remaja menjadi prioritas utama, sembari tetap menjaga keseimbangan antara perlindungan pengguna muda dan kebebasan pengguna dewasa. (*)

Update