Rabu, 14 Januari 2026

Barbie Autis Pertama Hadir, Mattel Dorong Keberagaman dalam Mainan Anak

Berita Terkait

Tampilan Barbie autis yang diluncurkan oleh Mattel. F. x.com/ItsEmilyKaty.

batampos – Mattel resmi meluncurkan Barbie autis pertama di dunia sebagai bagian dari lini Barbie Fashionistas yang mengusung tema keberagaman dan inklusi.

Peluncuran ini diumumkan pada Senin (12/1) dan menjadi langkah baru Mattel dalam menghadirkan mainan yang merepresentasikan pengalaman nyata anak-anak dengan kebutuhan khusus.

Boneka Barbie autis ini dikembangkan selama lebih dari 18 bulan melalui kolaborasi dengan Autistic Self Advocacy Network (ASAN), organisasi advokasi yang dipimpin oleh komunitas autis.

Kerja sama tersebut bertujuan memastikan representasi yang autentik dan menghormati pengalaman hidup individu autis.

Mattel menyebut, Barbie autis dirancang untuk mencerminkan berbagai cara individu autis memproses, merasakan, dan berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya, tanpa bermaksud menyamaratakan seluruh spektrum autisme.

Boneka ini hadir dengan sejumlah fitur desain khusus yang mencerminkan kebutuhan dan pengalaman sensorik. Pandangan mata dibuat sedikit menyamping untuk menggambarkan sebagian individu autis yang menghindari kontak mata langsung.

Selain itu, terdapat artikulasi di siku dan pergelangan tangan yang memungkinkan gerakan berulang atau stimming, yakni perilaku pengaturan sensorik yang umum dialami sebagian orang autis.

Barbie autis juga dilengkapi dengan aksesori pendukung seperti headphone peredam suara, fidget spinner berwarna pink, serta tablet dengan simbol Augmentative and Alternative Communication (AAC) yang merepresentasikan alat bantu komunikasi yang digunakan sebagian individu autis.

Dari sisi busana, Mattel memilih pakaian ramah sensorik berupa rok longgar dan sepatu datar yang nyaman.

Global Head of Dolls Mattel, Jamie Cygielman, mengatakan peluncuran Barbie autis merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas makna inklusi.

“Boneka ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk memperluas arti inklusi. Setiap anak berhak melihat dirinya sendiri tercermin dalam Barbie,” ujar Jamie Cygielman, dikutip dari NBC Los Angeles, Selasa (13/1).

Barbie autis ini telah tersedia melalui Mattel Shop dengan harga sekitar US$11,87, serta dipasarkan secara global melalui Target, Walmart, Amazon, dan jaringan toko Mattel lainnya.

Peluncuran Barbie autis menjadi bagian dari strategi jangka panjang Mattel dalam menghadirkan produk yang merefleksikan keberagaman dunia nyata, seiring meningkatnya perhatian global terhadap isu inklusi dan representasi anak berkebutuhan khusus. (*)

Update