
batampos – Bisul adalah benjolan berisi nanah yang muncul akibat infeksi bakteri Staphylococcus aureus. Kondisi ini terjadi ketika bakteri masuk melalui kulit yang terluka, folikel rambut, atau pori-pori tersumbat. Kontak dengan penderita lain juga dapat meningkatkan risiko infeksi.
Meski makanan bukan penyebab langsung timbulnya bisul, sejumlah jenis makanan dapat memperburuk peradangan dan membuat infeksi semakin parah. Hal ini dijelaskan dalam rekomendasi ahli kesehatan seperti dikutip dari Mayo Clinic dan Cleveland Clinic.
Berikut enam makanan yang berisiko nembuat bisul makin parah:
1. Makanan tinggi gula
Roti, nasi, pasta, minuman manis, hingga soda dapat meningkatkan respons peradangan dan melemahkan sistem imun. Kondisi ini membuat tubuh lebih sulit melawan infeksi kulit.
2. Produk susu dan olahannya
Susu sapi, keju, yogurt, dan turunannya dapat mempengaruhi hormon serta memperburuk peradangan kulit. Pada beberapa orang, konsumsi berlebih meningkatkan risiko infeksi kulit.
3. Makanan berminyak
Gorengan atau makanan berlemak membuat produksi minyak di kulit meningkat, menciptakan lingkungan ideal bagi bakteri pemicu bisul berkembang.
4. Makanan tinggi pengawet
Makanan instan dan olahan mengandung bahan tambahan yang bisa memicu peradangan, terutama pada orang dengan kulit sensitif.
5. Seafood
Jenis makanan laut tertentu dapat memicu reaksi radang, gatal, atau alergi yang memperparah kondisi kulit, termasuk bisul.
6. Makanan pedas
Makanan pedas meningkatkan suhu tubuh dan produksi keringat. Kelembapan berlebih membuat kulit rentan menjadi tempat berkembangnya bakteri penyebab bisul.
Pola makan yang tidak tepat dapat membuat kulit lebih mudah terinfeksi saat ada luka atau pori-pori tersumbat. Meski bukan penyebab utama, makanan di atas bisa memperburuk kondisi bisul yang sudah muncul.(*)
Reporter: Juliana Belence
