
batampos – Compound mobil merupakan salah satu produk yang umum digunakan dalam dunia auto detailing untuk memperbaiki dan merestorasi permukaan cat kendaraan yang mengalami berbagai cacat visual, seperti goresan, baret halus, hingga tampilan cat yang kusam.
Produk ini umumnya berbentuk pasta atau cairan yang mengandung partikel abrasif halus. Partikel tersebut bekerja dengan cara mengikis lapisan paling atas dari cat atau clear coat untuk menyamarkan bahkan menghilangkan ketidaksempurnaan pada permukaan kendaraan.
Dalam praktiknya, compound diaplikasikan dengan cara dipoles menggunakan tangan atau alat khusus seperti mesin polisher. Proses penggosokan ini bertujuan untuk membuat permukaan cat menjadi lebih halus dan tampak rata sebelum masuk ke tahap lanjutan, seperti polishing atau waxing.
Dikutip dari Alfaglos, terdapat empat fungsi utama compound mobil dalam perawatan cat kendaraan:
1. Menghilangkan goresan, baret, dan swirl marks
Compound dirancang untuk mengikis lapisan cat yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Produk ini efektif mengatasi cacat yang tidak bisa dihilangkan hanya dengan proses pencucian atau penggunaan polish biasa.
2. Mengatasi cat kusam dan oksidasi
Paparan sinar matahari, polusi, serta usia kendaraan dapat menyebabkan cat mobil kehilangan kilau. Compound membantu mengangkat lapisan cat yang teroksidasi sehingga warna terlihat lebih cerah dan kilau asli permukaan cat dapat kembali.
3. Mempersiapkan permukaan untuk tahap perawatan lanjutan
Penggunaan compound menjadi tahap awal sebelum polishing dan waxing. Proses ini penting agar permukaan cat benar-benar siap menerima lapisan pelindung atau hasil kilap yang lebih maksimal.
4. Memperbaiki permukaan cat secara menyeluruh
Selain goresan, compound juga mampu membantu menghilangkan noda membandel, seperti bekas air, endapan mineral, dan kotoran yang sulit dibersihkan dengan metode pencucian biasa. Hasilnya bergantung pada jenis serta kedalaman noda pada cat.
Meski bermanfaat, compound memiliki sifat abrasif. Penggunaan yang berlebihan atau teknik yang tidak tepat berisiko menipiskan lapisan cat atau clear coat kendaraan. Oleh karena itu, compound sebaiknya digunakan hanya ketika cat mobil sudah mengalami kerusakan atau cacat yang nyata. (*)
