
batampos – Pabrikan otomotif asal Jerman, Audi, resmi menghidupkan kembali nama legendaris Audi A2 dalam wujud mobil listrik terbaru yang lebih terjangkau. Model ini dipersiapkan sebagai kendaraan entry level untuk menjangkau generasi muda dan konsumen baru kendaraan listrik premium.
Mobil anyar tersebut akan hadir dengan nama Audi A2 e-tron dan diposisikan sebagai model listrik paling terjangkau dalam jajaran produk Audi saat ini. Kehadiran A2 e-tron menjadi bagian dari strategi besar Audi untuk memperluas pasar kendaraan listrik, terutama bagi pengguna perkotaan yang membutuhkan mobil kompak untuk aktivitas harian.
Audi memperkirakan harga awal kendaraan ini berada di kisaran £30.000 atau sekitar €34.000, jauh lebih rendah dibanding model listrik Audi lainnya seperti Audi Q4 e-tron yang menyasar segmen menengah ke atas.
Selain itu, Audi A2 e-tron juga akan mengisi celah di segmen mobil kompak setelah Audi menghentikan produksi model kecil bermesin konvensional seperti Audi A1 dan Audi Q2.
CEO Audi, Gernot Döllner, menegaskan bahwa perusahaan mendengar kebutuhan konsumen yang menginginkan kendaraan listrik praktis untuk penggunaan sehari-hari.
“Kami telah mendengarkan. Pelanggan kami menginginkan mobilitas listrik yang mengesankan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, A2 e-tron menjadi komitmen Audi untuk menghadirkan kendaraan yang efisien, kompak, serta tetap menghadirkan rasa percaya diri khas mobil premium.
Secara teknis, Audi A2 e-tron akan dibangun menggunakan platform listrik MEB milik Volkswagen Group yang juga menjadi basis sejumlah model listrik populer seperti Volkswagen ID.3.
Mobil ini diperkirakan hadir dengan pilihan baterai berkapasitas sekitar 58 kWh hingga 79 kWh, dengan jarak tempuh maksimum mencapai 600 kilometer berdasarkan standar WLTP.
Dari sisi desain, A2 e-tron akan mengusung tampilan kompak bergaya hatchback modern dengan sentuhan crossover, menyesuaikan selera pasar muda yang dinamis.
Audi memastikan model ini akan diperkenalkan secara global pada akhir 2026, dengan penjualan perdana diperkirakan dimulai pada 2027.
Produksi kendaraan dilakukan di fasilitas utama Audi di Ingolstadt, Jerman, sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap penguatan manufaktur lokal.
Kembalinya nama A2 menandakan perubahan strategi Audi yang kini tak hanya mengandalkan prestise merek, tetapi juga daya saing harga dalam menghadapi ketatnya pasar kendaraan listrik global. (*)
