Senin, 26 Januari 2026

Apakah Anda Sering Sakit Saat Traveling? Ini Penyebabnya

Berita Terkait

batampos – Banyak wisatawan pergi traveling untuk melepas stres atau penat dari rutinitas sehari-hari. Namun, saat dan seusai perjalanan, bukannya segar malah badan tidak fit dan jatuh sakit. Fenomena ini bukan kebetulan. Ada berbagai alasan ilmiah mengapa tubuh bisa merespons perjalanan dengan cara yang kurang sehat.

ILUSTRASI devam saat traveling. F iStock via CNA

Berikut penyebab Anda jatuh sakit usai traveling, seperti dikutip dari CNA Travel, yakni:

1. Sistem Imun Melemah Karena Gaya Hidup Baru Selama Traveling

Saat liburan atau perjalanan jauh, banyak perubahan yang terjadi pada rutinitas harian seperti pola makan, jam tidur, hingga tingkat stres. Kondisi seperti ini dapat melemahkan sistem imun tubuh sehingga membuat tubuh rentan terhadap infeksi.

Perubahan rutinitas yang drastis tersebut, membuat tubuh butuh waktu menyesuaikan diri, sehingga daya tahan terhadap virus atau bakteri pun turun.

2. Paparan Kuman dan Virus di Lingkungan Umum

Di pesawat, stasiun, terminal, hotel, atau tempat wisata yang ramai, risiko kontak dengan kuman dan virus jauh lebih tinggi karena banyak orang berasal dari berbagai negara dan daerah. Paparan ini membuat tubuh lebih mudah tertular penyakit, terutama jika daya tahan tubuh tidak dalam kondisi optimal.

3. Udara Kabin Pesawat yang Sangat Kering

Jika perjalanan melibatkan pesawat terbang, udara kabin yang terkenal sangat kering dengan kelembapan bisa serendah 10–20 persen, dapat menyebabkan lapisan mukosa di hidung dan tenggorokan menjadi kering.

Lapisan ini biasanya berfungsi sebagai pelindung alami tubuh dari bakteri dan virus. Ketika kering, pertahanan tubuh terhadap infeksi menjadi berkurang, sehingga risiko sakit seperti flu atau radang tenggorokan meningkat.

4. Perubahan Zona Waktu dan Jet Lag

Perjalanan dengan melintasi beberapa zona waktu dapat mengganggu ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Perubahan ini tidak hanya menyebabkan sulit tidur atau jet lag, tetapi juga berdampak pada sistem pencernaan dan keseimbangan hormonal tubuh. Kondisi ini sering membuat tubuh merasa lelah, lesu, dan lebih rentan sakit.

5. Kurang Istirahat dan Dehidrasi

Salah satu penyebab paling sederhana tetapi sering terabaikan adalah kurang tidur dan kekurangan cairan selama perjalanan. Kelelahan dari aktivitas padat, gangguan jam tidur, dan kurang minum dapat menurunkan kemampuan tubuh melawan infeksi. Kekurangan cairan juga memperburuk kondisi fisik seperti sakit kepala dan kelelahan. (*)

Update