
batampos – Airbag menjadi salah satu fitur keselamatan utama yang kini menjadi standar pada hampir semua mobil modern. Sistem ini dirancang untuk bekerja secara otomatis guna mengurangi risiko cedera serius ketika terjadi kecelakaan lalu lintas.
Airbag merupakan kantung udara berbahan kain ringan yang tersembunyi di sejumlah bagian kendaraan, seperti setir, dasbor, hingga sisi pintu mobil. Keberadaannya tidak terlihat, namun berperan penting saat terjadi benturan.
Saat kendaraan mengalami tabrakan keras, sensor benturan akan mendeteksi perlambatan mendadak. Sensor tersebut kemudian mengirimkan sinyal ke unit kontrol airbag untuk mengaktifkan sistem pengembang.
Dalam hitungan milidetik, unit inflator memicu reaksi kimia yang menghasilkan gas. Gas ini dengan cepat mengisi kantung airbag hingga mengembang dan membentuk bantalan pelindung di antara tubuh penumpang dan bagian keras interior mobil.
Proses pengembangan airbag terjadi lebih cepat dari kedipan mata. Kantung udara ini berfungsi menahan tubuh pengemudi maupun penumpang agar tidak langsung membentur setir, dasbor, atau kaca kendaraan.
Setelah benturan terjadi, airbag akan mengempis secara perlahan melalui lubang-lubang kecil. Proses ini memungkinkan pengemudi dan penumpang keluar dari kendaraan dengan lebih mudah setelah kecelakaan.
Mengutip laman RAC, terdapat empat fungsi utama airbag dalam sistem keselamatan kendaraan.
Pertama, airbag melindungi kepala dan tubuh dari benturan keras dengan bagian interior mobil seperti setir, dasbor, dan jendela.
Kedua, airbag membantu mengurangi risiko cedera serius hingga fatal pada organ vital, terutama kepala, dada, dan leher.
Ketiga, sistem ini berfungsi mendistribusikan gaya benturan secara lebih merata sehingga energi tabrakan tidak terfokus pada satu titik tubuh saja.
Keempat, airbag bekerja bersama sabuk pengaman untuk memberikan perlindungan yang lebih optimal dibandingkan penggunaan sabuk pengaman saja.
Meski demikian, airbag bukanlah pengganti sabuk pengaman. Fitur ini merupakan pelengkap yang dirancang untuk bekerja secara efektif hanya jika penumpang menggunakan sabuk pengaman sebagai bagian dari sistem keselamatan kendaraan modern. (*)
