Kamis, 8 Desember 2022

Amber Heard Kesulitan Dapat Kontrak sejak 2016

Berita Terkait

Amber Heard membaca buku Niall Ferguson Empire BTS dari @aquamanmovie (Instagram/amberheard

Amber Heard membaca buku Niall Ferguson Empire BTS dari @aquamanmovie (Instagram/@amberheard)

batampos – Amber Heard mengungkapkan kesulitan mendapat kontrak sejak tahun 2016 setelah kasus Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Hal ini terungkap pada hari ketiga kesaksian di sidang tuntutan pencemaran nama baik Depp terhadap dirinya di Pengadilan Fairfax, Virginia, Senin waktu setempat (16/5).

Dalam sidang itu, Heard juga berusaha mengungkapkan perceraiannya dengan Johnny Depp berdampak buruk bagi kariernya di industri film Hollywood.

Heard mengatakan bahwa Depp mengatur kampanye kotor untuk merusak karier dan reputasinya tidak lama setelah Depp mendapat perintah penahanan atas tuduhan KDRT pada 2016. “Aku harus berjuang sangat keras untuk mempertahankan karierku setelah itu,” kata Heard.

Dia mengaku kehilangan banyak peluang dan dikeluarkan dari banyak proyek. Setelah itu, dia mendapat tawaran untuk bermain dalam film Justice League (2017) yang disebutnya sebagai peluang film terbesar baginya saat itu.

Baca Juga: Ahmad Dhani & Maia Dihina, El Rumi Siap Bertarung Lawan Winson untuk Beri Pelajaran

Dalam film itu, untuk kali pertama karakter Meera yang diperankannya diperkenalkan di DC Extended Universe. Menurut dia, gajinya dari film tersebut cenderung kecil dibandingkan dengan besarnya perkembangan karakter tersebut nanti. “Jadi, itu adalah kontrak untuk Justice League, yang kemudian akan menjadi Justice League 2 atau bisa jadi Aquaman atau film lain di DC Universe,” katanya.

Setelah Justice League, rupanya DCEU membuat Aquaman. Lalu, berlanjut Aquaman 2 yang menjadi film DCEU ketiga yang dibintangi Heard. Aquaman 2 akan dirilis pada 2023. “Dan tiap film gajinya semakin tinggi,” katanya.

Untuk Aquaman, Heard mendapat bayaran USD 1 juta (Rp 14,6 miliar). Lalu, meningkat dua kali lipat untuk sekuelnya meski dia hanya muncul sepuluh menit. Hal itu terjadi karena Warner Bros. selaku studio distributor film tersebut memotong bagiannya dalam film itu habis-habisan.

Menurut pengakuan Heard, Warner Bros. Awalnya tidak ingin mengikutsertakan dirinya dalam film itu. Namun, dia berusaha keras untuk mempertahankan perannya. “Aku diberi sebuah naskah dan kemudian diberikan versi baru dari naskah yang telah menghilangkan adegan-adegan yang memiliki aksi di dalamnya, yang menggambarkan karakterku dan karakter lain, tanpa memberikan spoiler, dua karakter berkelahi satu sama lain,” terangnya.

Heard juga mengaku tidak diikutsertakan dalam proyek film adaptasi serial The Stand (2020) yang dibintanginya. Hubungannya dengan L’Oreal juga memburuk. Dia menjadi juru bicara brand kecantikan itu pada 2018. Namun, kini dia hanya dapat berpartisipasi dalam satu acara langsung yang tidak dapat dipromosikan.

Saat ini Heard hanya membintangi sebuah film independen kecil yang melakukan syuting di Guatemala. Film berjudul Into the Fire itu diakui Heard sebagai film dengan anggaran terendah yang pernah dibintanginya selama bertahun-tahun. Heard mendapat bayaran USD 65 ribu (Rp 951,3 juta) untuk peran tersebut. (*)

Reporter: JP Group

Update