
batampos – Dunia hiburan Korea Selatan berduka. Aktor veteran Lee Soon Jae meninggal dunia pada usia 91 tahun. Kabar duka itu dikonfirmasi keluarga dan agensinya pada Selasa (25/11), setelah kondisi kesehatannya sempat menurun dalam beberapa waktu terakhir.
Lee Soon Jae merupakan salah satu aktor paling dihormati dalam sejarah hiburan Korea. Ia memulai karier akting pada usia 20 tahun dan bertahan lebih dari tujuh dekade, menjadikannya figur penting dalam perkembangan dunia drama, film, dan teater Korea.
Lee Soon Jae lahir di Hoeryong, Hamgyong Utara, pada 1934. Saat masih kecil, keluarganya pindah ke Seoul sebelum Perang Korea pecah. Ia kemudian menempuh pendidikan di Jurusan Filsafat, Seoul National University (SNU).
Inspirasi terjun ke dunia seni peran datang setelah Lee menonton film Hamlet. Ia akhirnya debut pada tahun 1956 lewat drama Beyond the Horizon, dan menjadi bagian dari generasi pertama aktor televisi Korea saat industri K-drama mulai tumbuh.
Selama enam dekade berkarya, Lee Soon Jae membintangi sekitar 140 drama televisi, puluhan film, serta berbagai produksi teater. Beberapa karya populernya, dikutip dari Forbes, antara lain:
1. What on Earth Is Love? (1990) – drama yang meraih rating tinggi.
2. High Kick (2006) dan High Kick Through the Roof (2009) – membuatnya dikenal kuat di kalangan penonton muda.
3. Grandpas Over Flowers (2013–2018) – variety show yang memperlihatkan sisi humor dan kehangatannya.
4. King Lear (2021 & 2023) – pentas drama klasik. Pada 2023, ia juga debut sebagai sutradara teater lewat The Seagull.
Selain karier seni, Lee pernah terjun ke dunia politik. Pada 1992, ia terpilih sebagai anggota National Assembly of South Korea. Ia juga aktif sebagai pengajar seni peran di universitas.
Pada 2024, Lee menerima penghargaan tertinggi dari KBS Drama Awards lewat serial Dog Know Everything, menegaskan posisinya sebagai salah satu aktor paling berpengaruh di Korea.
Kepergian Lee Soon Jae menjadi kehilangan besar bagi industri hiburan Korea. Ia bukan hanya aktor, tetapi bagian penting dari sejarah film, televisi, dan teater negeri tersebut.(*)
Reporter: Juliana Belence
