Jumat, 24 Juli 2026

Kurang Tidur Ternyata Memicu Kenaikan Berat Badan, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Berita Terkait

Ilustrasi susah tidur di malam hari. F. Freepik. 

batampos – Kurang tidur bukan hanya membuat tubuh lelah dan sulit berkonsentrasi, tetapi juga dapat mengganggu metabolisme sehingga meningkatkan risiko kenaikan berat badan.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan tidur yang tidak cukup berpengaruh terhadap hormon, nafsu makan, hingga tingkat aktivitas fisik seseorang.

Tidur merupakan proses biologis penting yang membantu tubuh memperbaiki jaringan, mengatur metabolisme, menyeimbangkan hormon, dan memulihkan energi.

Ketika waktu tidur berkurang secara terus-menerus, berbagai proses tersebut ikut terganggu sehingga berdampak pada kesehatan secara keseluruhan.

Salah satu penelitian menemukan bahwa selama tidur tubuh melepaskan hormon pertumbuhan (growth hormone) yang berperan dalam memperbaiki jaringan, menjaga massa otot dan tulang, membantu metabolisme lemak, serta mengatur kadar gula darah. Jika waktu tidur tidak mencukupi, proses tersebut menjadi tidak optimal.

Selain itu, kurang tidur juga memengaruhi keseimbangan hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang. Kadar hormon ghrelin yang memicu rasa lapar meningkat, sementara hormon leptin yang memberikan sinyal kenyang justru menurun.

Akibatnya, seseorang cenderung makan lebih banyak, terutama makanan tinggi kalori dan karbohidrat.

Penelitian lain terhadap 95 orang dewasa menunjukkan bahwa mengurangi waktu tidur sekitar 80 menit setiap malam selama enam pekan berkaitan dengan kenaikan berat badan rata-rata sekitar 0,45 kilogram.

Peserta juga tercatat lebih banyak menghabiskan waktu tanpa aktivitas fisik dibandingkan mereka yang memiliki waktu tidur normal.

Kurang tidur juga dapat menurunkan sensitivitas insulin dan mengganggu metabolisme glukosa. Kondisi ini membuat tubuh lebih mudah menyimpan lemak sehingga meningkatkan risiko obesitas dan penyakit metabolik apabila berlangsung dalam jangka panjang.

Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa tidur bukan satu-satunya faktor yang menentukan berat badan. Pola makan, aktivitas fisik, tingkat stres, faktor genetik, hingga kondisi medis juga memiliki pengaruh besar.

Karena itu, menjaga durasi tidur yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, dan mengelola stres menjadi kombinasi penting untuk mempertahankan metabolisme tubuh tetap sehat dan menjaga berat badan ideal. (*)

Update