
batampos – Kabar yang telah lama dinantikan penggemar film horor akhirnya muncul. Sutradara Ari Aster mengungkapkan bahwa dirinya telah menulis naskah prekuel untuk Hereditary, film horor fenomenal yang melambungkan namanya pada 2018.
Meski belum ada kepastian produksi, pernyataan tersebut membuka peluang kembalinya dunia kelam Hereditary ke layar lebar setelah bertahun-tahun menjadi bahan diskusi para penggemar.
Pengakuan itu disampaikan Ari Aster saat sesi tanya jawab dalam acara Bleak Week yang diselenggarakan American Cinematheque. Dalam kesempatan tersebut, ia mengaku sudah menyelesaikan sebuah naskah yang berlatar di semesta Hereditary.
Namun, proyek tersebut belum masuk tahap produksi karena belum menjadi prioritas utama dalam waktu dekat.
Berbeda dari harapan sebagian penggemar yang menantikan kelanjutan kisah keluarga Graham, proyek yang disiapkan Aster justru merupakan prekuel atau cerita yang berlatar sebelum peristiwa dalam film pertama.
Meski belum mengungkap detail cerita, kabar tersebut langsung memicu berbagai spekulasi di kalangan pecinta film horor. Salah satu teori yang paling banyak dibahas adalah kemungkinan eksplorasi masa lalu Ellen Leigh, sosok nenek misterius keluarga Graham yang memiliki peran penting dalam kultus penyembah Raja Paimon.
Karakter tersebut selama ini menjadi salah satu elemen paling menarik dalam cerita Hereditary karena diyakini menjadi penghubung utama antara keluarganya dengan ritual supranatural yang berujung pada tragedi mengerikan.
Jika benar mengangkat kisah tersebut, prekuel Hereditary berpotensi menjawab sejumlah pertanyaan yang belum terungkap dalam film pertama, termasuk asal-usul kultus, proses pemujaan Raja Paimon, hingga bagaimana ritual tersebut diwariskan dari generasi ke generasi.
Hereditary sendiri menjadi debut film panjang Ari Aster yang langsung mendapat pujian luas dari kritikus dan penonton. Film yang dibintangi Toni Collette, Alex Wolff, dan Milly Shapiro itu dikenal sebagai salah satu film horor paling berpengaruh dalam satu dekade terakhir.
Selain sukses secara artistik, Hereditary juga meraih keberhasilan komersial dengan pendapatan lebih dari US$90 juta di box office global dari anggaran produksi sekitar US$10 juta.
Kesuksesan tersebut menjadi fondasi karier Ari Aster sebelum melahirkan sejumlah karya lain seperti Midsommar, Beau Is Afraid, dan Eddington yang semakin mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu sutradara paling berani di genre horor modern.
Meski peluang kembalinya semesta Hereditary kini semakin terbuka, penggemar tampaknya masih harus bersabar. Ari Aster saat ini diketahui tengah fokus mengembangkan proyek film terbarunya berjudul Scapegoat yang akan dibintangi Scarlett Johansson.
Dengan belum adanya jadwal produksi maupun pengumuman resmi dari studio, masa depan prekuel Hereditary masih berada pada tahap pengembangan. Namun satu hal yang pasti, dunia horor penuh misteri dan kultus yang dibangun Ari Aster belum sepenuhnya berakhir. (*)
