Kamis, 4 Juni 2026

Google Perkuat Keamanan Android dengan Fitur Deteksi Penelepon Palsu

Berita Terkait

Tampilan fitur Fake Call Detection pada aplikasi Phone by Google yang dapat mendeteksi panggilan dari pelaku penipuan yang menyamar menggunakan nomor kontak terpercaya. Sumber: blog.google.

batampos – Google menghadirkan fitur keamanan baru bernama Fake Call Detection pada aplikasi Phone by Google. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna mengenali panggilan telepon dari pelaku penipuan yang menyamar sebagai orang yang dikenal, termasuk teman, keluarga, maupun kontak terpercaya lainnya.

Peluncuran fitur tersebut menjadi bagian dari pembaruan Android edisi Juni 2026 dan dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya kasus penipuan yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI), terutama teknologi kloning suara.

Dengan teknologi tersebut, pelaku kejahatan dapat meniru suara seseorang secara meyakinkan sekaligus memalsukan nomor telepon sehingga terlihat berasal dari kontak yang tersimpan di ponsel korban.

Melalui Fake Call Detection, sistem akan memverifikasi apakah panggilan yang masuk benar-benar berasal dari perangkat milik kontak yang bersangkutan atau hanya menggunakan nomor yang dipalsukan.

Saat panggilan diterima, perangkat milik kontak asli akan mengirimkan sinyal verifikasi secara otomatis melalui teknologi Rich Communication Services (RCS) yang telah dilindungi enkripsi end-to-end.

Jika sinyal verifikasi tidak ditemukan, aplikasi akan menampilkan peringatan kepada pengguna bahwa panggilan tersebut berpotensi berasal dari pihak yang menyamar menggunakan nomor kontak yang dikenal.

Dalam kondisi tertentu, aplikasi bahkan dapat mengganti identitas penelepon yang biasanya muncul dengan label “Unknown” guna mengurangi risiko pengguna tertipu.

Pengguna juga akan menerima notifikasi peringatan di layar dan diberikan opsi untuk langsung mengakhiri panggilan apabila terindikasi sebagai upaya penipuan.

Ancaman penipuan berbasis AI memang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data yang dikutip The Verge dari Federal Bureau of Investigation (FBI), kerugian akibat penipuan berbasis AI di Amerika Serikat sepanjang 2025 mencapai lebih dari US$893 juta.

Google menyebutkan fitur Fake Call Detection mulai digulirkan secara global untuk perangkat Android 12 dan versi yang lebih baru. Ponsel Google Pixel menjadi perangkat pertama yang mendapatkan pembaruan tersebut.

Fitur ini akan aktif secara otomatis dan dapat berfungsi ketika kedua pihak menggunakan aplikasi Phone by Google sebagai aplikasi panggilan utama. (*)

Update