Kamis, 14 Mei 2026

Kaya Nutrisi dan Vitamin C, Ini 6 Manfaat Kesehatan dari Singkong

Berita Terkait

Singkong goreng merekah yang menggugah selera. Singkong kaya nutri dan vitamin C. (Radar Bogor)

batampos – Singkong, salah satu bahan makanan yang dapat kita santap hampir setiap bagian tanamannya. Mulai dari daunnya hingga umbinya.

Dilansir dari Mentta, singkong adalah tanaman sayur akar berasal dari Amerika Selatan. Penduduk asli dari Amazon didokumentasikan sebagai warga pertama yang membudidayakan umbi ini.

Mereka menyadari kemampuan singkong tumbuh di tanah yang tidak subur dan ketahanannya terhadap iklim buruk.

Singkong kemudian disebarluaskan melalui penjajahan Eropa ke Afrika dan Asia. Di sana, tanaman ini beradaptasi dengan lingkungan hidup setempat dan terintegrasi ke dalam budaya lokal.

1. Kaya Akan Nutrisi

Dilansir dari Healthline, 100 gram singkong matang mengandung 191 kalori. Sekitar 84%-nya adalah karbohidrat, dan sisanya merupakan protein dan lemak.

Dalam satu porsi juga ditemukan serat dan berbagai vitamin serta mineral yang baik untuk kita pula.

Protein di dalam seratus gram singkong matang tersebut sebanyak 1,5 gram. Sedangkan lemaknya sebanyak 3 gram. Karbohidrat ditemukan sebanyak 40 gram, dan serat 2 gram.

Selain itu, 100 gram singkong tersebut mengandung 20% kebutuhan vitamin C harian, tembaga 12%, thiamine 7%, folat 6%, vitamin B6 6%, potassium 6%, magnesium 5% dan niacin 5%.

2. Kaya Akan Vitamin C

Dilansir dari Cleveland Clinic, ternyata singkong mengandung vitamin C yang cukup tinggi. Berkatnya, kita dapat terhindar dari banyak penyakit.

Vitamin C adalah sebuah bentuk antioksidan yang sangat penting karena perannya dalam mendukung sistem imun tubuh kita.

Ia juga dapat melindungi tubuh kita dari stres oksidasi, sebuah proses yang dapat merusak sel-sel dalam tubuh kita sehingga membuat kita mudah sakit.

3. Mencegah Penyakit Jantung

Dilansir dari Tua Saude, singkong mengandung serat yang cukup tinggi. Dan serat adalah salah satu kandungan nutrisi yang dapat mengurangi penyerapan lemak.

Dengan begitu, serat dapat mengurangi tingkat kolesterol LDL dalam darah kita, yang kemudian dapat mencegah penyakit jantung, atherosclerosis dan stroke.

Selain itu, singkong mengandung potasium dan magnesium, dua mineral penting untuk mengurangi sodium berlebih di urin dan menenangkan peredaran darah sehingga dapat mencegah tekanan darah tinggi.

4. Mengurangi Peradangan

Dilansir dari Health, singkong mengandung folat, sebuah bentuk vitamin B yang penting bagi produksi dan perkembangan sel darah merah.

Selain itu, folat dapat membantu meregulasi asam amino bernama homocysteine. Kandungan ini secara umum dapat ditemukan pada tubuh kita.

Namun, terlalu banyak dapat menyebabkan peradangan dan stres oksidasi. Sehingga dengan bantuan folat, asam amino tersebut dapat terjaga dengan baik.

5. Bagus untuk Pencernaan

Serat pada singkong, dan serat pada umumnya, dapat mendukung kesehatan pencernaan kita. Ia dapat mencegah sembelit dan membuat kita merasa kenyang lebih lama.

Selain itu, singkong mendapatkan manfaat kesehatan usus dari pati resisten, sejenis karbohidrat yang fungsinya mirip seperti serat larut.

Pati resisten tidak mudah dicerna seperti karbohidrat lainnya, karena itu dapat membantu memberi makan bakteri baik dalam usus besar kita.

6. Bebas Gluten

Singkong dapat digunakan sebagai pengganti tepung biasa bagi mereka yang tidak dapat mengkonsumsi gluten atau menderita penyakit celiac.

Namun, karena singkong mentah memiliki kandungan racun yang rendah, disarankan untuk tidak asal membeli tepung singkong. (*)

ReporterJPGroup

Update