Selasa, 31 Maret 2026

OpenAI Tutup Sora, Biaya Tinggi Jadi Alasan Utama

Berita Terkait

Sora resmi tutup, proyek AI video tak lagi berlanjut. Sumber gambar: x.com/TheJoker.

batampos – Perusahaan teknologi OpenAI resmi menghentikan pengembangan sekaligus layanan Sora, platform kecerdasan buatan (AI) untuk pembuatan video. Keputusan ini diumumkan melalui akun media sosial resmi Sora.

Dalam pernyataannya, pihak Sora menyampaikan apresiasi kepada komunitas kreator yang telah menggunakan platform tersebut.

“Kami mengucapkan selamat tinggal pada aplikasi Sora. Kepada semua orang yang telah berkarya, membagikan, dan membangun komunitas di sekitarnya, terima kasih,” tulis akun resmi Sora di platform X, dikutip Senin (30/3).

Penutupan layanan dan API secara penuh akan dilakukan secara bertahap, dengan detail jadwal yang akan diumumkan kemudian.

Salah satu alasan utama penghentian ini adalah tingginya biaya komputasi yang dibutuhkan untuk menjalankan model AI video seperti Sora. Teknologi ini membutuhkan daya pemrosesan jauh lebih besar dibandingkan model AI berbasis teks maupun gambar.

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa Sora tidak mampu menghasilkan keuntungan, bahkan mengalami kerugian besar. Platform tersebut diperkirakan bisa merugi hingga 1 juta dolar AS per hari.

Selain faktor biaya, popularitas Sora juga dilaporkan menurun signifikan dalam beberapa bulan terakhir, seiring ketatnya persaingan di industri AI video.

Sora juga menghadapi berbagai tantangan, mulai dari isu pelanggaran hak cipta hingga potensi penyalahgunaan teknologi, seperti pembuatan deepfake dan konten menyesatkan. Hal ini memicu kritik dari pelaku industri kreatif.

Tekanan tersebut dinilai menjadi salah satu pertimbangan bagi OpenAI untuk menghentikan layanan tersebut dan mengalihkan fokus ke proyek lain yang lebih strategis.

Di sisi lain, persaingan di sektor AI video semakin ketat dengan kehadiran pemain besar seperti Google dan ByteDance, serta sejumlah startup yang terus mengembangkan teknologi serupa.

Sejumlah analis menilai langkah ini juga berkaitan dengan strategi jangka panjang OpenAI dalam memperkuat bisnisnya, termasuk kemungkinan menuju penawaran saham perdana (IPO).

Penghentian Sora dinilai sebagai langkah efisiensi agar perusahaan dapat memfokuskan sumber daya pada produk yang lebih berkelanjutan secara bisnis. (*)

SourceThe Verge

Update