Minggu, 8 Februari 2026

Fakta Kopi Pagi Hari, Baik untuk Mood tapi Perlu Dibatasi

Berita Terkait

Ilustrasi. (dok. She Finds)

batampos – Mengonsumsi segelas kopi di pagi hari kerap menjadi rutinitas bagi banyak orang. Selain membantu mengusir rasa kantuk, kopi juga sering diyakini mampu meningkatkan suasana hati, kemampuan berpikir, hingga kreativitas sebelum beraktivitas.

Namun, hasil penelitian menunjukkan anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Studi yang dikutip dari Halodoc menyebutkan bahwa konsumsi kopi tidak memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kreativitas seseorang.

Kafein dalam kopi memang terbukti mampu meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi. Meski begitu, efek tersebut tidak berhubungan langsung dengan kemampuan berpikir kreatif. Penelitian lain juga menyatakan bahwa kopi tidak memberikan pengaruh besar terhadap kinerja otak, khususnya pada aspek daya ingat.

Meski demikian, kopi tetap memiliki manfaat positif bagi kesehatan mental. Segelas kopi di pagi hari diketahui dapat membantu menjaga suasana hati tetap stabil serta menurunkan risiko stres.

Tak hanya itu, konsumsi kopi hitam secara rutin dan dalam jumlah wajar juga dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan lainnya.

Salah satunya adalah membantu menurunkan risiko stres dan depresi. Kandungan antidepresan dalam kopi dapat membantu menjaga keseimbangan mood, sehingga mendukung produktivitas dan kualitas hidup sehari-hari.

Selain itu, kafein dalam kopi disebut berperan dalam menjaga kesehatan otak. Konsumsi kopi secara rutin dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer, demensia, dan Parkinson, karena kemampuannya memperlambat penurunan fungsi otak akibat penuaan.

Manfaat lain yang juga sering dikaitkan dengan kopi adalah membantu menurunkan berat badan. Kopi hitam tanpa tambahan gula atau krimer dapat memacu metabolisme tubuh dan membantu proses pembakaran lemak. Meski demikian, manfaat ini hanya optimal jika diimbangi dengan pola makan sehat dan aktivitas fisik teratur.

Kopi juga disebut dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2. Kandungan kafein dan asam klorogenat di dalamnya dapat meningkatkan sensitivitas insulin sekaligus menurunkan risiko penyakit jantung.

Meski memiliki beragam manfaat, konsumsi kopi tetap perlu dibatasi. Asupan kopi berlebihan justru dapat menimbulkan efek samping, seperti gangguan tidur, rasa gelisah, jantung berdebar, hingga masalah pencernaan.

Para ahli menyarankan agar kopi dikonsumsi secukupnya agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal tanpa menimbulkan risiko bagi kesehatan. (*)

SourceHalodoc

Update