
batampos – Isu lama terkait dugaan pelanggaran hak cipta karakter boneka Si Kemo kembali mencuat dan viral di media sosial X. Tuduhan tersebut menyeret nama Kak Seto, yang disebut-sebut bukan pencipta asli karakter yang sempat populer di layar televisi anak-anak Indonesia itu.
Sejumlah unggahan di media sosial X, salah satunya dari akun Spill The Tea, menyebut bahwa karakter Si Kemo berasal dari konsep seorang seniman Indonesia yang lebih dulu mengembangkan proyek boneka atau muppet dengan karakter dan lagu serupa.
Dalam narasi yang beredar, karakter tersebut diklaim bermula dari proyek kreatif yang dikembangkan oleh Tommy Soemarni, yang disebut-sebut sebagai salah satu perintis muppet di Indonesia. Tommy diklaim pernah menggarap konsep boneka dan lagu dengan karakter yang kemudian dikenal publik sebagai Si Kemo.
Masih menurut klaim tersebut, konsep itu disebut pernah dipresentasikan dalam sebuah workshop kreatif yang kala itu turut dihadiri oleh Kak Seto. Dalam pertemuan itu, Kak Seto disebut mengagumi konsep yang dipaparkan Tommy Soemarni.
Baca Juga: Hari Keseimbangan Naga Air, 6 Shio Ini Diprediksi Dapat Hoki Tak Terduga
Narasi di media sosial juga menyebut adanya rencana kerja sama antara Kak Seto dan Tommy Soemarni untuk membentuk perusahaan bersama. Dalam rencana tersebut, Tommy diklaim mengusulkan agar karya-karyanya, seperti Sekarung Dongeng dan Bual, dijadikan proyek awal. Namun, kerja sama itu disebut tidak berlanjut lantaran adanya permintaan perubahan pencantuman nama pencipta.
“Tiba-tiba si kakak ghosting tidak bisa dihubungi. Tahu-tahu dia muncul di publik dengan Si Kemo, diakui sebagai karyanya,” tulis salah satu unggahan yang kini kembali viral.
Unggahan tersebut juga mengungkap bahwa Tommy Soemarni disebut pernah menerima undangan resmi untuk menghadiri acara peluncuran Si Kemo. Undangan itu diklaim mengejutkan, lantaran karakter yang diluncurkan dinilai identik dengan konsep yang sebelumnya pernah ia kembangkan.
Isu ini juga disebut-sebut sempat bergulir ke ranah hukum dan diberitakan oleh sejumlah media nasional pada masanya. Beberapa jurnalis, musisi, hingga pelaku industri kreatif diklaim pernah memberikan kesaksian yang mendukung versi Tommy Soemarni, termasuk pihak-pihak yang terlibat dalam proses pembuatan boneka dan set produksi.
Meski demikian, hingga saat ini tidak ditemukan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap yang secara resmi menetapkan siapa pencipta sah karakter Si Kemo. Tuduhan yang kembali beredar di media sosial masih bersifat klaim sepihak dan belum didukung dokumen hukum yang mengikat.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Kak Seto belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan yang kembali mencuat tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan JawaPos.com (grup Batam Pos) juga belum mendapatkan respons. (*)
